Mengenal Whip Pink, Biasa Digunakan di Dunia Medis tapi Berbahaya bila Disalahgunakan

Dinitrogen oksida dalam whip pink bukanlah zat berbahaya, kecuali jika disalahgunakan.

Diterbitkan 09 Februari 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Whip pink adalah tabung gas kecil yang berisi nitrous oxide (dinitrogen oksida). Zat ini sebenarnya legal dan digunakan untuk keperluan kuliner, khususnya untuk membantu krim kocok (whipped cream) mengembang dan bertekstur lembut.

Di dunia medis, nitrous oxide digunakan pada perawatan gigi atau persalinan. Namun, penggunaannya dilakukan dengan dosis yang sangat terkontrol, dicampur dengan oksigen, serta berada di bawah pengawasan tenaga medis.

“Artinya (nitrous oxide) bukan zatnya yang berbahaya, melainkan cara penggunaannya yang tidak sesuai,” kata dokter spesialis paru dan pernapasan, Maria Dewi Caetline dari RS EMC Cikarang & Cibitung mengutip laman EMC, Senin (9/2/2026).

“Pada penyalahgunaan whip pink, gas sering dihirup dalam bentuk murni tanpa oksigen, yang dapat menyebabkan kekurangan oksigen ke otak dan berujung pada kondisi yang sangat berbahaya, bahkan fatal,” tambahnya.

Masalah muncul ketika nitrous oxide dihirup langsung untuk tujuan rekreasional. Saat dihirup, gas ini dengan cepat masuk ke aliran darah dan memengaruhi otak serta sistem saraf pusat. Dalam waktu singkat, pengguna dapat merasakan sensasi seperti:

  • Rasa senang sesaat
  • Kepala terasa ringan
  • Tertawa tanpa sebab
  • Hingga sensasi melayang.

Efek tersebut hanya berlangsung sebentar. Namun, dampak buruknya bagi tubuh bisa bertahan lama dan berisiko.

Dampak Penyalahgunaan Whip Pink

Menghirup nitrous oxide secara langsung dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Jika dilakukan berulang atau dalam jumlah besar, kondisi ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti:

  • Pusing dan sakit kepala
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar
  • Kehilangan kesadaran
  • Kesemutan dan mati rasa pada tangan atau kaki
  • Sulit berjalan dan kelemahan otot
  • Gangguan saraf hingga kelumpuhan
  • Gangguan mental seperti cemas berlebihan, halusinasi, atau depresi.

Dalam jangka panjang, penyalahgunaan nitrous oxide juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12, yaitu vitamin penting untuk kesehatan saraf dan sumsum tulang belakang. Kekurangan vitamin ini berisiko menimbulkan kerusakan saraf permanen.

Selain itu, nitrous oxide memiliki suhu yang sangat dingin saat keluar dari tabung. Menghirup gas ini secara langsung dapat menyebabkan luka dingin (frostbite) pada bibir, mulut, atau hidung.

Picu Ketergantungan

Meskipun legal, whip pink dapat menimbulkan kebiasaan dan ketergantungan. Efek “senang” yang dirasakan berlangsung sangat singkat, sehingga pengguna cenderung menghirupnya berulang kali.

Seiring waktu, tubuh membutuhkan jumlah yang lebih banyak untuk mendapatkan efek yang sama, sehingga risiko kerusakan kesehatan pun semakin meningkat.

Maka dari itu, Maria mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahgunakan whip pink atau produk sejenis. Produk yang tampak aman dan dijual bebas belum tentu aman jika digunakan tidak sesuai dengan fungsinya.

“Menjaga kesehatan dimulai dari bijak menggunakan produk sesuai peruntukannya,” ujar Maria.

“Apabila Anda atau orang di sekitar Anda mengalami keluhan seperti pusing berat, mati rasa, sulit berjalan, atau penurunan kesadaran setelah terpapar zat ini, segera periksakan diri ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat,” pungkasnya.