Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar optimistis pada akhir 2026 badan ini bisa mendampingi ratusan ribu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang makanan dan minuman.
"Kami optimis 2026 akan ada penambahan ratusan ribu UMKM yang akan didampingi oleh BPOM agar makin maju dan berdaya saing," kata Taruna.
Taruna mengatakan saat ini menurut data ada sekitar 4,7 pelaku usaha kecil dan mikro. Namun yang terkait dengan minuman serta obat tradisional salah satunya jamu gendong ada sekitar 1,7 juta.
Advertisement
Salah satu pelaku usaha yang diberi pendampingan adalah orang yang berjualan jamu gendong. "Kami punya tanggung jawab untuk membesarkan, sehingga usahanya lebih terstandar, dan lebih berkembang," katanya pada Rabu, 4 Februari 2026.
Salah satu upaya pendampingan dari BPOM adalah memastikan jamu tersebut sampai ke konsumen aman. Lalu, bila ada klaim menyegarkan, itu harus terbukti betul-betul bisa menyegarkan alias bukan klaim semata.
Lewat pendampingan dari BPOM, pelaku jamu gendong yang belum terstandar bisa memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Lalu, yang sudah mendapat izin PIRT bisa naik tingkat lagi.
Modernisasi Jamu
Taruna pun mendukung upaya berbagai kalangan yang mengubah jamu jadi naik kelas. Seperti yang dilakukan Acaraki dengan membuat Café Jamu Acaraki dengan konsep kekinian agar lebih dekat dengan anak muda.
"Kehadiran Acaraki di PIK 2 adalah manifestasi nyata bahwa jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dunia, yang diakui UNESCO, telah berhasil keluar dari stigma "kuno" menjadi "keren” dan relevan bagi generasi masa kini,” ucap Taruna.
BPOM mengapresiasi PT Acaraki Nusantara Persada yang konsisten mengembangkan modernisasi pemasaran jamu dengan senantiasa mematuhi regulasi dan standar pengolahan yang baik. Pengawasan yang dilakukan BPOM bukan dimaksudkan untuk membatasi kreativitas, melainkan untuk memberikan "safety seal" (segel keamanan) agar kreativitas tersebut bernilai dan berdaya saing tinggi.
Advertisement
31 Ribu Spesies Tumbuhan
Taruna Ikrar merinci, lebih dari 31 ribu spesies tumbuhan ada di Indonesia dengan ribuan spesies tanaman yang memiliki potensi farmakologis. Dengan kekayaan alam tersebut, Indonesia memiliki peluang strategis untuk mengembangkan obat bahan alam berkualitas tinggi.
Taruna yakin dengan kekayaan tanaman Indonesia memiliki peluang strategis untuk mengembangkan obat bahan alam berkualitas tinggi.
“Dengan bangga melalui peresmian Café Jamu Acaraki PIK 2 ini, BPOM berharap Acaraki menjadi etalase modernisasi jamu Indonesia. Acaraki menunjukkan jamu dapat diolah, disajikan, dan dipasarkan secara modern, berkelas, dan bertanggung jawab. Strategi ini relevan dengan gaya hidup masa kini dan mampu meningkatkan daya saing produk jamu Indonesia,” tutur Taruna lagi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555589/original/034645700_1776167675-Taruna_Ikrar__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3514141/original/067492100_1626602154-Ilustrasi_vitamin_atau_Obat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258067/original/007020400_1781312688-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_11.27.00_AM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054682/original/077394700_1734418042-400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244561/original/042428800_1749194595-f340ce6b-659b-44f4-8173-c5158b20b87d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6597344/original/009737600_1779434958-Screenshot_2026-05-22_142749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6564235/original/071524100_1779410709-1779336548186.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5116972/original/080642500_1738380076-1738376300947_tujuan-penelitian-kenakalan-remaja.jpg)