Rosemary: Agen Herbal Penjaga Ginjal, Otak, dan Kesehatan Tubuh Anda

Temukan manfaat rosemary sebagai herbal serbaguna untuk melindungi ginjal, otak, dan menjaga kesehatan tubuh secara alami.

Diterbitkan 17 Januari 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menemukan potensi daun rosemary sebagai pendukung pengobatan herbal untuk gagal ginjal akut (GGA). Dilansir dari laman UGM pada Rabu, 14 Januari 2026, penelitian ini menawarkan pendekatan berbasis herbal untuk menjaga kesehatan ginjal.

Ketua tim peneliti, Randika Taufiq Hari Nugraha, menjelaskan, rosemary dipilih karena mengandung senyawa aktif asam rosmarinat dan kuersetin. Kedua senyawa ini memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan mampu melindungi ginjal dari pembentukan kristal kalsium oksalat.

Analisis lebih lanjut juga mengidentifikasi kandungan fenolik dan flavonoid, yang berperan sebagai nefroprotektor untuk menekan stres oksidatif, pemicu utama kerusakan ginjal.

Kandungan dalam rosemary? Rosemary tidak hanya bermanfaat untuk ginjal, tetapi juga kaya akan nutrisi:

  1. Makronutrien: serat dan protein
  2. Mineral: kalsium, zat besi, kalium, magnesium, zinc
  3. Vitamin: A, B, C, dan folat
  4. Senyawa aktif: antioksidan, antibakteri, antivirus, dan anti-inflamasi

Rosemary untuk obat apa? Rosemary, tanaman asal wilayah Mediterania, kini banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain sebagai bumbu dapur, rosemary dimanfaatkan dalam bentuk aromaterapi, teh herbal, hingga suplemen karena kaya nutrisi. Berikut manfaatnya:

1. Kesehatan Otak

Senyawa eukaliptol dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung neurotransmitter asetilkolin, penting untuk daya ingat dan konsentrasi.

2. Pertumbuhan Rambut

Penggunaan minyak rosemary selama 6 bulan terbukti hampir setara dengan minoxidil dalam menebalkan rambut.

3. Stabilisasi Gula Darah

Senyawa asam karnosat dan asam rosmarinik bertindak seperti insulin, membantu gula darah masuk ke sel dan diubah menjadi energi.

4. Kesehatan Mata

Antioksidan dalam rosemary dapat membantu mencegah katarak dan degenerasi makula.

5. Relaksasi Mental dan Suasana Hati

Senyawa volatil dalam minyak esensial rosemary bekerja pada sistem limbik otak, meningkatkan kualitas tidur, meredakan kecemasan, dan memperbaiki suasana hati.

6. Pereda Nyeri

Efek antispasmodik rosemary membantu meredakan kejang otot, kram menstruasi, dan nyeri otot atau sendi.

Penulis/Reporter: Nurul Hikmah Azzahra

Efek Samping Rosemary

Meskipun bermanfaat, rosemary perlu digunakan dengan hati-hati:

  • Mengandung salisilat, mirip dengan aspirin. Orang yang alergi aspirin bisa mengalami reaksi seperti gatal, sesak napas, atau pembengkakan wajah.
  • Tidak disarankan bagi penderita gangguan pembekuan darah atau riwayat kejang.