Liputan6.com, Jakarta - Program Studi Spesialis-1 (Sp-1) Kedokteran Penerbangan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) terus memperkuat perannya dalam mendukung keselamatan penerbangan nasional. Upaya ini ditegaskan melalui acara Lepas Sambut Ketua Program Studi Kedokteran Penerbangan FKUI yang digelar pada Jumat, 9 Januari 2026.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penting dengan dicanangkannya Persiapan Akreditasi Program Studi Kedokteran Penerbangan FKUI Tahun 2028.
Dalam acara ini, Prof. Dr. Budi Sampurna, SpFM(K), SpKP, DFM secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Marsma (Purn) Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, Subs N-TB, SpKP, AAK.
Advertisement
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat dan visi baru dalam pengembangan pendidikan kedokteran penerbangan yang memiliki peran strategis dalam menjamin keselamatan penerbangan di Indonesia.
"Kepercayaan yang diberikan kepada saya merupakan amanah besar untuk terus mengembangkan Program Studi Kedokteran Penerbangan FKUI sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan dan penelitian kedokteran penerbangan," ujar Wawan Mulyawan.
Dia, menegaskan, keselamatan penerbangan tidak hanya bergantung pada aspek teknis dan operasional, tapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya dokter penerbangan yang memiliki kompetensi klinis dan pemahaman mendalam tentang aspek aerospace medicine.
Sementara itu, Budi mengapresiasi dedikasi seluruh sivitas akademika yang telah membangun dan mengembangkan program studi ini sejak pertama kali berdiri pada 2010.
Menurutnya, fondasi yang kuat menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan ke depan.
"Khususnya dalam menghadapi tantangan penerbangan nasional dan global, akreditasi prodi di tahun 2028, serta peningkatan kualitas pendidikan dan perluasan karier lulusan,"Â tambahnya.
Â
Tagline Baru Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI
Pada kesempatan yang sama, Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI juga memperkenalkan tagline baru periode 2026–2030, yakni 'Unggul dalam Kompetensi, Impactful dalam Inovasi dan Flight Safety'.
Tagline ini mencerminkan komitmen program studi dalam mencetak dokter penerbangan yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam inovasi keselamatan penerbangan.
Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, Prof. Dr. dr. Retno Asti Wardhani, SpKKLP, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Prodi Kedokteran Penerbangan.
Dia menilai kedokteran penerbangan sebagai bidang spesialisasi strategis yang membutuhkan pendekatan multidisiplin.
"Kedokteran penerbangan merupakan salah satu bidang spesialisasi strategis yang memerlukan pendekatan multidisiplin. Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di program studi ini," ujarnya.
Â
Advertisement
Kedokteran Penerbangan FKUI Siapkan Langkah Strategis
Agenda penting lainnya adalah pencanangan Persiapan Akreditasi Program Studi Kedokteran Penerbangan FKUI Tahun 2028.
Proses ini akan melibatkan peningkatan kualitas kurikulum, pengembangan fasilitas pendidikan dan penelitian, penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan di sektor penerbangan dan kesehatan, serta keterlibatan alumni melalui tracer study.
Dukungan terhadap proses akreditasi juga datang dari Ketua Kolegium Ilmu Kedokteran Penerbangan Indonesia, Dr. Retno Wibawanti, SpKP, yang berharap Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI kembali meraih predikat Akreditasi Unggul.
"Kolegium sangat berharap Prodi Kedokteran Penerbangan FKUI dapat kembali meraih Akreditasi Unggul di tahun 2028 nanti,"Â ujarnya.
Acara ini turut diramaikan dengan pengukuhan dan pelantikan Kekerabatan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Penerbangan FKUI yang diberi nama AERO (Aerospace Medicine Resident Organization).
Organisasi ini menjadi wadah kebersamaan dan solidaritas residen dalam membangun komunitas akademik yang kuat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3542633/original/001619600_1629183713-20210817-Aksi_Delapan_Pesawat_Tempur_TNI_AU_Peringati_HUT_ke-76_RI-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9108027/original/057222500_1783044209-063_2284404573.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342603/original/068582000_1757396190-AP25248015186096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9107326/original/029939500_1783043802-063_2284407272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102315/original/016806000_1783041300-063_2284404120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468221/original/063508500_1767944595-Onclang_dan_Serai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467495/original/075172000_1767896359-20260108_141221.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3983384/original/070885000_1648973797-WhatsApp_Image_2022-04-02_at_14.41.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467636/original/014194400_1767925988-Tanaman_Sawi_Langit__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467349/original/079815100_1767873932-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4016767/original/084602400_1652066166-20220509-FOTO---GAGE-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5278625/original/058751700_1752116095-20250707_135157.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068931/original/070689500_1583394243-20200305-Dampak-Corona_-Harga-Jahe-di-Pasar-Rumput-Capai-Rp-95.000-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467460/original/038705100_1767888051-VideoCapture_20260108-224228.jpg)