Sleep Call Tak Selalu Romantis, Bisa Berbahaya bagi Kesehatan

Sleep call memang terasa romantis, tapi kebiasaan ini bisa mengganggu kualitas tidur, menurunkan konsentrasi, hingga memicu masalah kesehatan serius bila dilakukan terus-menerus.

Diterbitkan 03 September 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Teleponan sampai tertidur atau sleep call kini jadi kebiasaan banyak orang untuk merasa lebih dekat dengan pasangan atau teman. Meski terdengar manis, kebiasaan ini diam-diam bisa mengganggu kualitas tidur dan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ponsel sebelum tidur secara terus-menerus dapat mengurangi kualitas sekaligus durasi tidur.

Tidur sambil memegang ponsel membuat seseorang lebih sulit konsentrasi, bahkan berisiko mengalami masalah fisik seperti ponsel panas hingga kemungkinan meledak.

Dilansir dari Verywell Health, paparan cahaya biru dari layar ponsel dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh. Normalnya, ritme ini memberi sinyal ke otak untuk memproduksi hormon melatonin agar tubuh siap beristirahat. Jika proses ini terganggu, tidur jadi tidak nyenyak dan tubuh gagal pulih secara maksimal.

Lebih jauh, kebiasaan sleep call juga membuat otak terus terstimulasi oleh percakapan atau notifikasi. Akibatnya, tubuh sulit mencapai tidur nyenyak. Dalam jangka panjang, kurang tidur bisa memicu masalah kesehatan mental, termasuk mudah marah, cemas, hingga gangguan mood.

Risiko Keamanan Saat Tidur dengan Ponsel

Selain mengganggu tidur, meletakkan ponsel di dekat kepala atau di bawah bantal saat tidur juga berbahaya. Baterai lithium pada ponsel bisa memanas jika tertutup rapat oleh bantal atau selimut dalam waktu lama. Meski jarang, kondisi ini tetap berpotensi menyebabkan ponsel panas berlebihan atau bahkan terbakar.

Karena itu, para ahli menyarankan untuk tidak menaruh ponsel di tempat tidur. Lebih baik, isi daya ponsel di ruangan lain. Selain lebih aman, langkah ini juga membantu menciptakan ruang tidur yang bebas distraksi sehingga kualitas tidur meningkat.

Cara Mengurangi Kebiasaan Sleep Call

Menghentikan sleep call mungkin terasa sulit, terutama jika sudah menjadi rutinitas. Namun, ada beberapa cara yang bisa dicoba agar kesehatan tetap terjaga:

  1. Buat bedtime buffer zone: sisihkan 30–60 menit sebelum tidur tanpa layar ponsel. Gunakan untuk aktivitas menenangkan seperti membaca, journaling, atau mendengarkan musik santai.
  2. Ganti sleep call dengan pesan suara: kirim rekaman suara sebelum tidur sebagai pengganti percakapan panjang.
  3. Jauhkan ponsel dari jangkauan: taruh ponsel di meja atau ruangan lain agar tidak tergoda mengecek notifikasi tengah malam.

Dengan perlahan mengubah kebiasaan, kamu tetap bisa merasa dekat dengan pasangan tanpa harus mengorbankan kualitas tidur dan kesehatan tubuh.