Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 3,9 Juta Orang per 21 Mei 2025

Kepala BGN sebut program Makan Bergizi Gratis yang berjalan sejak 6 Januari 2025 sudah menjangkau 3,9 juta sasaran.

Diperbarui 22 Mei 2025, 07:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan program Makan Bergizi Gratis yang sudah berlangsung dari 6 Januari telah menyasar 3,9 juta penerima.

"Pada jam ini telah berjalan di 1.397 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, di 38 provinsi, dan sudah melayani kurang lebih 3.979.954 penerima," kata Dadan dalam rapat bersama DPR RI pada Rabu, 21 Mei 2025.

BGN menargetkan akan menambah 294 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di sejumlah daerah. Sehingga bakal ada tambahan penerima target sasaran MBG sekitar 800 ribu orang. Dari rencana itu, diproyeksi pada pekan terakhir Mei 2025 penerima manfaat MBG mencapai 4,8 juta orang.

"Jadi, target Pak Presiden menginginkan akhir bulan 4 juta (penerima manfaat). Insya Allah kita akan melaporkan jadi 4,8 juta," ucap Dadan dalam rapat bersama BPOM di kesempatan itu mengutip Antara.

Bakal Perpendek Durasi Memasak hingga Penyiapan

BGN bakal memperpendek durasi antara proses memasak dan penyiapan hingga distribusi makanan sebagai langkah mencegah terjadinya keracunan.

Menurutnya, perpendekan waktu antara penyiapan hingga distribusi MBG itu bernilai penting untuk memastikan kesegaran makanan yang akan dikonsumsi oleh para peserta Program MBG.

.

Selektif Pilih Bahan Baku Makanan

BGN juga mewajibkan SPPG agar lebih selektif dalam memilih bahan baku makanan guna memastikan bahan yang terpilih benar-benar segar dan aman untuk dikonsumsi.

"Gangguan kesehatan pada penerima manfaat bisa disebabkan karena bahan baku tidak baik. Jadi, ada bahan baku yang memang sudah tidak layak disajikan, kemudian akhirnya kita tingkatkan sekarang itu bahan baku harus selektif," kata Dadan Hindayana.

Kemudian BGN juga mewajibkan SPPG untuk melakukan uji organoleptik, yakni uji terkait dengan tampilan, aroma, rasa, dan tekstur, terhadap makanan sebelum dibagikan.