5 Cara Mencegah Mabuk Perjalanan Saat Arus Balik Lebaran 2025, Anak dan Ibu Hamil Wajib Tahu!

Cegah mabuk perjalanan saat arus balik Lebaran 2025 dengan 5 cara mudah dan efektif. Penting untuk anak-anak dan ibu hamil agar tetap nyaman, sehat, dan bugar selama perjalanan pulang.

Diterbitkan 07 April 2025, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arus balik Lebaran 2025 menjadi momen penting bagi jutaan pemudik yang kembali ke kota-kota besar usai merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Selain mempersiapkan waktu keberangkatan dan memantau kondisi lalu lintas, penting juga untuk menjaga kesehatan selama perjalanan panjang. 

Salah satu masalah yang sering muncul saat arus balik adalah mabuk perjalanan, terutama jika perjalanan dilakukan dalam durasi lama dan kondisi padat. 

Apa yang Menyebabkan Mabuk Perjalanan?

Mabuk perjalanan atau motion sickness terjadi karena ketidaksesuaian antara sinyal yang diterima mata dan telinga bagian dalam terkait gerakan. Gejalanya bisa berupa mual, pusing, muntah, hingga keringat dingin. 

Oleh karena itu, mengetahui cara mencegah mabuk perjalanan sangat penting agar perjalanan selama arus balik Lebaran 2025 tetap nyaman dan tidak melelahkan. 

Bagaimana Caranya Biar Tidak Mabuk Saat Naik Mobil, Bus, Pesawat?

Menurut dr. Citra Ariani, Sp.KP, MBiomed, dari IPB University, pemilihan posisi duduk sangat berpengaruh dalam mencegah mabuk perjalanan. 

Untuk kendaraan pribadi atau bus, pilih kursi depan atau dekat jendela. Sementara itu, untuk pesawat, posisi terbaik adalah di dekat sayap.

Menyetir sendiri juga bisa membantu meringankan gejala karena otak lebih terfokus. Agar lebih nyaman saat mengikuti arus balik Lebaran 2025, pastikan Anda tidur cukup sebelum perjalanan dan menjaga asupan cairan.

"Minum air putih yang cukup bisa membantu menjaga sistem tubuh tetap stabil," ujar dr. Citra seperti dikutip dari situs resmi IPB University Bogor Indonesia pada Senin, 7 April 2025. 

"Hindari makan berat dan merokok sebelum perjalanan karena bisa memicu rasa mual," tambahnya. Untuk tambahan kenyamanan, gunakan distraksi seperti mendengarkan musik, ngobrol ringan, atau melihat ke arah cakrawala. 

Ini merupakan cara mencegah mabuk perjalanan yang sederhana namun efektif. Jika gejala cukup parah, bisa gunakan obat anti mabuk yang mengandung dimenhidrinat. 

Namun, sebaiknya uji dulu di rumah karena beberapa jenis obat ini bisa menyebabkan kantuk. 

Alternatif Alami untuk Cegah Mabuk Perjalanan

Tak hanya obat, ada juga pilihan alami sebagai cara mencegah mabuk perjalanan. Jahe, baik dalam bentuk teh, permen, maupun minyak esensial, dikenal mampu meredakan mual. 

Beberapa orang juga merasa terbantu dengan aroma lavender atau peppermint. Meski begitu, aroma tertentu bisa kurang cocok untuk sebagian orang, jadi pastikan Anda mencoba sebelumnya. Mabuk perjalanan lebih sering dialami oleh anak-anak, wanita, ibu hamil, penderita vertigo, dan mereka yang sedang menstruasi. 

Selain faktor fisik, stres dan kecemasan juga bisa memperparah gejala. Karena itu, selama arus balik Lebaran 2025, penting untuk tetap rileks dan menciptakan suasana hati yang tenang. 

Ingat BALIK Sehat ala Prof. Tjandra

Agar proses arus balik dapat dilalui dengan nyaman dan tetap sehat, Prof. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, membagikan tips mudah yang bisa diingat dengan singkatan BALIK. Tips ini dapat diterapkan oleh seluruh pemudik yang ingin kembali ke rutinitas dengan kondisi tubuh yang prima dan bebas dari masalah kesehatan seperti mabuk perjalanan. 

B - Berkendara Aman dan Patuhi Rambu

Selama arus balik Lebaran 2025, pastikan untuk selalu berkendara secara aman dan mengikuti rambu lalu lintas.

Meskipun pemerintah telah menerapkan sistem one way nasional dan rekayasa lalu lintas lainnya, kepadatan tetap berpotensi terjadi.

Pemudik yang mengemudi sendiri juga cenderung memiliki risiko lebih rendah mengalami mabuk perjalanan. Hindari kelelahan dan jaga konsentrasi selama di jalan. 

A - Atur Pola Makan dan Minum

Salah satu cara mencegah mabuk perjalanan adalah dengan menjaga pola makan dan minum. Hindari makanan yang terlalu berat, berminyak, manis, atau asin sebelum dan selama perjalanan.

Jika membawa anak-anak saat arus balik, pastikan mereka mendapatkan asupan yang higienis dan sesuai kebutuhan.

Kebersihan makanan dan kebersihan diri, seperti mencuci tangan secara rutin, juga sangat penting untuk mencegah gangguan pencernaan yang bisa memperparah gejala mabuk perjalanan. 

L - Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Menjaga kebugaran sebelum dan sesudah arus balik Lebaran 2025 juga bisa membantu tubuh beradaptasi dengan baik. Lakukan aktivitas fisik ringan seperti peregangan saat berhenti istirahat di rest area.

Selain memperlancar peredaran darah, hal ini juga membantu mencegah rasa tidak nyaman dan mengurangi risiko mabuk perjalanan, terutama pada anak-anak dan lansia. 

I - Istirahat Cukup Sebelum dan Sesudah Perjalanan

 Istirahat yang cukup merupakan kunci utama dalam menjaga kondisi tubuh saat arus balik. Tidurlah dengan cukup sebelum berkendara, dan sempatkan istirahat setiap empat jam selama perjalanan jauh.

Setibanya di rumah, usahakan memiliki waktu istirahat minimal 12 hingga 18 jam sebelum kembali bekerja, agar tubuh benar-benar pulih dan siap beraktivitas. Kurang tidur bisa memicu kelelahan dan memperparah mabuk perjalanan. 

K - Konsultasi Bila Ada Keluhan Kesehatan

Jika selama arus balik Lebaran 2025 Anda mengalami keluhan kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Beberapa hari libur di kampung halaman bisa saja membuat pola makan dan aktivitas berubah, menyebabkan tubuh merasa lelah atau tidak fit.

Konsultasi dengan dokter juga bisa membantu mengatasi gejala awal mabuk perjalanan dan mencegah kondisi kesehatan yang lebih serius. 

Â