Sukses

Inilah 4 Tipe Kepribadian MBTI yang Rentan Selingkuh, Apakah Kamu Salah Satunya?

Jenis Kepribadian MBTI yang Rentan Selingkuh, Apakah Kamu Termasuk?

Liputan6.com, Jakarta - Tipe MBTI bisa memberi tahu banyak hal tentang bagaimana seseorang berperilaku dalam suatu hubungan. Empat huruf yang membentuk tipe Anda mencakup sifat yang Anda miliki untuk setiap kategori.

Ada enam belas kemungkinan tipe kepribadian yang berbeda, dan tipe-tipe ini dapat mengungkapkan banyak hal tentang bagaimana seseorang berinteraksi dengan dunia, termasuk apakah mereka cenderung selingkuh atau tidak.

MBTI bisa berguna dalam menentukan hubungan Anda dengan orang lain dengan masuk akal. Kepribadian MBTI seseorang bisa memengaruhi kebutuhan, keinginan, rasa tidak aman, dan ketakutan dalam suatu hubungan.

Setiap individu memiliki kekuatan untuk membuat keputusan mereka sendiri dalam menjalani hubungan, terlepas dari apa tipe kepribadian mereka. Berikut ini empat tipe MBTI yang berpotensi selingkuh, menurut Elite Daily yang dilansir pada Sabtu, 18 Mei 2024.

1. ISFP

Mungkin mengejutkan bahwa seorang introvert lebih mungkin untuk berselingkuh, tapi tipe ISFP ini cenderung menyukai kebebasan dan kemandirian.

Dengan kombinasi sifat-sifat itulah yang bisa membuat orang dengan tipe MBTI ini sedikit lebih mungkin untuk selingkuh.

"Individu yang kesulitan mengendalikan impuls mereka mungkin selingkuh karena mereka mencari kepuasan langsung tanpa memikirkan efek jangka panjang," kata terapis berlisensi, Melanie Shapiro.

Seseorang yang memiliki tipe ISFP dari tes MBTI sering mengandalkan indera atau aspek sensing (S) mereka untuk mengambil keputusan di lingkungan sekitar, dan tidak berpikir tentang pola dan kemungkinan masa depan saat membuat keputusan.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

2. ESTP

Tipe kepribadian ini bisa digambarkan sebagai 'pencari sensasi'. ESTP membutuhkan banyak interaksi sosial, seseorang dengan tipe MBTI ini cenderung suka petualangan, berani, dan bebas.

Mereka selalu mencari tantangan dan pengalaman baru, dan terkadang menemukan kesenangan dalam mengambil risiko. Ditambah lagi, ESTP pandai bercerita dan berimprovisasi, jadi mereka mungkin lebih mahir menyembunyikan kesalahan mereka.

Ada banyak sisi positif pada tipe ESTP yang pemikir (T) yaitu logika, organisasi, objektivitas. Namun, sisi negatifnya adalah tipe ini tidak peka dengan perasaan orang lain dan salah memahami nilai-nilai orang lain.

Sifat ESTP yang selalu berusaha menjadikan segala sesuatunya menarik, kurang peka terhadap perasaan orang lain, dan cenderung hidup untuk saat ini daripada berpikir jangka panjang.

Membuat mereka mungkin kesulitan untuk berkomitmen dalam hubungan jangka panjang tanpa mencari sensasi baru dari perselingkuhan.

 

3 dari 4 halaman

3. ESFP

Seseorang dengan tipe ESFP memiliki sifat yang sangat sosial, suka bersenang-senang, ramah, dan spontan. Namun, spontanitas itu bisa jadi membuat ESFP lebih mementingkan apa yang mereka lakukan saat ini daripada memikirkan masa depan mereka.

Sementara orang yang berorientasi pada masa depan lebih cenderung mempertimbangkan konsekuensi dari perselingkuhan.

Selain itu, ESFP dapat dengan mudah terganggu, yang mungkin menjelaskan kecenderungan mereka yang memiliki mata mengembara ketika berada dalam suatu hubungan.  

Perceiver (P) pada ESFP cenderung membuat orang dengan tipe MBTI ini lebih terbuka terhadap ide-ide baru (dan tidak terlalu terpaku pada gagasan tradisional tentang moralitas).

Selain itu, beberapa sifat negatif yang terkait dengan menjadi seorang Perceiver adalah ragu-ragu, dan tidak dapat mengendalikan keadaan, yang keduanya jelas dapat memperumit keadaan saat seseorang dihadapkan pada kesempatan untuk selingkuh.

4 dari 4 halaman

4. ENTP

ENTP memiliki banyak sisi positif seperti sifatnya yang kreatif, analitis, dan pandai memahami orang lain. Namun, mereka mudah bosan dengan rutinitas.

Bagi seorang ENTP, aturan dibuat untuk dilanggar, jadi mereka cenderung tidak suka mengikuti norma. Mereka melihat aturan sebagai batasan dan dan cukup mahir dalam menemukan celah yang akan memberi keuntungan.

Karakteristik ini dapat membuat mereka lebih rentan terhadap perselingkuhan. 

"Orang yang tertarik pada posisi kekuasaan biasanya lebih mungkin berselingkuh, dan ini biasanya adalah orang yang ekstrovert," kata Kate Stewart, psikoterapis dan pelatih kencan di Modern Therapy Seattle.

"Selain itu, setiap orang ekstrovert merasa lebih nyaman berada di sekitar orang lain dan mungkin lebih mudah menemukan kesempatan untuk berselingkuh," tambahnya.

Namun, tidak semua orang ekstrovert cenderung berselingkuh. Mereka memiliki ciri-ciri yang mungkin membuatnya lebih rentan, tetapi itu tidak berarti mereka pasti akan melakukannya.

Penting untuk diingat bahwa tidak semua orang dengan tipe kepribadian ini adalah tukang selingkuh atau tidak mampu berkomitmen. Tipe kepribadian tidak selalu menentukan bagaimana seseorang akan berperilaku dalam suatu hubungan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.