Sukses

Tak Hanya Sehat Jiwa Raga, Yoga Bermanfaat Bagi Kehidupan Seks

Liputan6.com, Jakarta Yoga menjadi salah satu aktivitas yang dikenal tidak hanya menyehatkan raga, tetapi juga menenangkan jiwa. Selain itu, banyak studi yang mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga bermanfaat bagi kehidupan seks baik pria dan wanita.

Sebuah studi yang dimuat di Journal of Sexual Medicine tahun 2009 menunjukkan bahwa latihan yoga secara teratur meningkatkan beberapa aspek fungsi seksual pada wanita seperti hasrat, gairah, orgasme, dan kepuasan secara menyeluruh.

Dikutip dari Harvard Health Publishing pada Kamis (13/8/2020), studi di India tersebut melibatkan 40 wanita sehat berusia 22 hingga 55 tahun. Sebagian besar dari mereka sudah menikah dan aktif secara seksual.

Mereka semua mengisi kuesioner fungsi seksual sembari melakukan program yoga selama satu jam dalam sehari, diikuti dengan pernapasan dan relaksasi.

Hasilnya, hampir 75 persen wanita melaporkan adanya peningkatan skor fungsi seksual di enam hal yaitu hasrat, gairah, lubrikasi, orgasme, nyeri, dan kepuasan secara menyeluruh. Bahkan pada mereka yang berusia di atas 45 tahun, melaporkan peningkatan yang paling tinggi.

2 dari 5 halaman

Manfaat pada Wanita

Tidak hanya wanita sehat, mereka yang memiliki kondisi tertentu pun juga bisa mendapatkan manfaat secara seksual dari aktivitas yoga.

Salah satunya seperti yang dimuat dalam African Journal of Traditional, Complementary and Alternative Medicines, aktivitas ini dapat meningkatkan kepuasan seksual pada wanita dengan multiple sclerosis.

Dikutip dari laman US National Library of Medicine National Institutes of Health, studi ini melibatkan 60 wanita Iran dengan multiple sclerosis yang dibagi ke dalam dua kelompok.

Satu dari kelompok tersebut diberikan serangkaian latihan yoga selama tiga bulan yang terdiri dari 8 sesi per bulan dengan durasi 60 hingga 90 menit per sesi.

Hasilnya, kelompok yang melakukan latihan yoga melaporkan perbedaan signifikan dalam aktivitas fisik dan kepuasan seksual mereka dibandingkan kelompok kontrol.

3 dari 5 halaman

Manfaat pada Pria

Sementara bagi pria, yoga juga bermanfaat bagi kehidupan seksual. Hal ini bisa dilihat dari studi yang dipimpin oleh Vikas Dhikav, ahli saraf di Dr. Ram Manohar Lohia Hospital di New Delhi, India.

Dikutip dari Medical News today, para peneliti mencoba melihat efek yoga selama 12 pekan, terhadap kepuasan seksual pria.

Di akhir masa program, mereka melaporkan adanya peningkatan di semua aspek kepuasan seksual pria seperti keinginan, kepuasan hubungan seksual, kinerja, kepercayaan diri, sinkronisasi dengan pasangan, ereksi, kontrol ejakulasi, dan orgasme.

Dalam sebuah makalah yang dimuat The World Journal of Men's Health para peneliti mengatakan bahwa meski bukti ilmiah terkait bagaimana pengaruh yoga dalam mengobat disfungsi ereksi, namun hasil studi menyatakan bahwa kegiatan ini menjanjikan dalam mengatasi masalah tersebut.

"Yoga yang teruji dengan waktu aman dan efektif secara biaya sebagai 'terapi pertolongan mandiri' mungkin direkomendasikan dalam kasus-kasus tersebut yang tidak mampu mendapatkan semua opsi perawatan medis atau mereka yang tidak dapat mengunjungi terapis, tetapi termotivasi untuk mematuhi saran dan dokter."

4 dari 5 halaman

Alasan Yoga Baik Bagi Kehidupan Seks

Para penulis makalah juga menyebutkan, yoga juga bisa diintegrasikan dalam terapi seks kontemporer yang berpotensi menawarkan efek menguntungkan yang berbeda pada aspek seksualitas manusia.

Dalam literatur yang ditulis oleh para peneliti di Department of Obstetrics and Gynaecology, University of British Columbia (UBC) di Vancouver, Kanada, yoga membantu pasangan untuk dapat menikmati seks dengan lebih baik.

Studi yang dipimpin oleh Lori Brotto, profesor dari departemen Obstetri dan ginekologi di UBC itu menjelaskan bahwa yoga mengatur perhatian dan pernapasan, menurunkan kecemasan dan stres, serta mengatur aktivitas saraf parasimpatis.

"Semua efek ini terkait dengan peningkatan respons seksual," tulis mereka.

Sehingga masuk akal apabila yoga juga bisa dikaitkan dengan peningkatan kesehatan seksual.

Selain itu menurut Brotto dan rekan-rekannya, mekanisme psikologis juga berperan di sini. Mereka mengatakan, praktisi yoga wanita akan melaporkan lebih sedikit kemungkinan untuk melakukan objektifikasi pada tubuh mereka dan lebih sadar akan fisik mereka sendiri.

"Kecenderungan ini, pada saatnya, dapat dikaitkan dengan peningkatan tanggung jawab seksual, dan mungkin hasrat seksual."

5 dari 5 halaman

Saksikan Juga Video Menarik Berikut Ini