Sukses

Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Korsel Bakal Libatkan 100 Relawan

Liputan6.com, Jakarta Indonesia bakal melakukan uji klinis tahap II kandidat vaksin COVID-19 dari perusahaan Genexine asal Korea Selatan. Dalam uji klinis tersebut bakal melibatkan 100 relawan.

"Pada tahap uji klinis untuk tahap II rencananya baru akan dimulai sekitar September atau Oktober dan hanya melibatkan sekitar 100 relawan," kata peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wien Kusharyoto dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 28 Juli 2020 mengutip Antara.

Saat uji klinis dilakukan di Indonesia bersamaan waktunya dengan Korea Selatan. Dan, saat ini, perusahaan tersebut tengah menjajaki kerja sama uji klinis tahap II dengan Turki.

Wien menerangkan bahwa vaksin yang dikembangkan oleh Genexine berbeda dengan Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Fama. Pada kandidat vaksin dari Genexine mengembangkan berbasis DNA.

Sementara Sinovac yang kini dalam uji klinis tahap III berbasis virus yang dimatikan atau diinaktifkan. Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman berbasis protein rekombinan.

 

Wien mengatakan ada rencana dari perushaan Kalbe untuk melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk uji klinis di Indonesia.

Namun, kerja sama dengan LIPI belum rampung karena masih menunggu pembahasan terkait komitmen pendanaan.

Uji klinis fase II dimaksudkan untuk memantau keamanan vaksin, potensi munculnya efek simpang, respons imun, menentukan dosis optimal dan jadwal pemberian vaksinasi.

Setelah lolos uji klinis tahap II, maka akan dilanjutkan pada tahap berikutnya yakni uji klinis tahap II dengan jumlah relawan yang lebih besar lagi untuk terlibat dalam vaksinasi menggunakan kandidat vaksin itu.