Meski Tak Ada PSBB di Daerahnya, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Mencegah COVID-19

Meski tak ada PSBB di wilayahnya, namun masyarakat diminta untuk tetap menjaga agar tidak terjadi penularan COVID-19

Diterbitkan 05 Mei 2020, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa meskipun daerahnya tidak melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun pencegahan penularan virus corona harus tetap dilakukan dengan disiplin.

Pernyataan ini disampaikan Yuri dalam siaran konferensi persnya di Jakarta pada Selasa (5/5/2020).

"Meskipun suatu daerah belum diputuskan untuk melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, secara mendasar, physical distancing, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan tetap di rumah, adalah dasar untuk mencegah penularan ini," kata Yuri.

Maka dari itu, sebelum atau di saat tidak ada PSBB di wilayahnya, masyarakat diminta untuk disiplin dalam memutus penularan COVID-19.

"Kita harus betul-betul memperjuangkan, jangan sampai kita tertular. Jangan sampai orang lain tertular, jangan sampai saudara-saudara kita tertular," ujarnya.

Saksikan juga Video Menarik Berikut Ini

Mencegah Penularan

Yuri mengatakan bahwa dengan semakin banyaknya kasus, maka beban pelayanan rumah sakit dan sumber daya yang dibutuhkan akan semakin besar dan berat.

"Oleh karena itu kuncinya adalah bagaimana mencegah jangan sampai sakit, bagaimana kemudian memutuskan rantai penularan ini agar tidak ada orang lain yang menjadi sakit," tambahnya.

Pada hari ini tercatat penambahan kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Indonesia sebanyak 484 kasus. Hal ini membuat angka positif virus corona di Tanah Air mencapai 12.071.

"Spesimen yang kita periksa sebanyak 121.547 dari 88.924 orang. Hasil dari pemeriksaan spesimen ini kita dapatkan bahwa kasus konfirmasi positif bertambah 484 orang sehingga totalnya menjadi 12.071 orang,"