Sukses

Seperti Apa Rasa ASI?

Liputan6.com, Jakarta - Air Susu Ibu (ASI) memiliki manfaat bagi ibu dan bayi. ASI telah terbukti dapat meningkatkan imunitas, memberikan nutrisi yang optimal, serta mempengaruhi perkembangan kognitif.

ASI mengandung air, lemak, protein, dan nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh. Julie Bouchet-Horwitz, Direktur Eksekutif New York Milk Bank menjelaskan bahwa ASI memiliki hormon pertumbuhan yang baik untuk perkembangan otak, dan juga memiliki sifat anti-infeksi untuk melindungi bayi yang rentan dari penyakit yang diderita.

Selain itu, ASI juga mengandung molekul bioaktif yang melindungi tubuh dari infeksi dan peradangan, membantu sistem kekebalan tubuh, memaksimalkan pengembangan organ, dan mendorong kolonisasi mikroba yang sehat.

Namun, dari segala manfaat tentang ASI tersebut, beberapa orang dewasa mungkin memiliki banyak pertanyaan, seperti apa rasa ASI sebenarnya?

2 dari 3 halaman

Rasa ASI

Rasa ASI berbeda dengan jenis susu yang dijual di toko. Sebagian besar orang mendeskripsikan rasa ASI seperti susu almond yang sangat manis.

Namun, rasa ASI juga dipengaruhi oleh apa yang dimakan setiap ibu setiap harinya. Selain itu, beberapa ibu, yang telah mencicipinya, juga mengatakan rasa ASI seperti:

  • mentimun,
  • air gula,
  • blewah,
  • es krim melted, dan
  • madu.

Seperti yang dilansir pada laman Heath Line, kebanyakan ibu mengatakan ASI berbau seperti susu sapi, tetapi lebih lembut dan manis. Beberapa juga mengatakan bahwa susu mereka trekadang memiliki bau "sabun". Hal tersebut dapat terjadi karena enzim lipase, yang membantu memecah lemak tinggi.

ASI yang telah dibekukan dan dicairkan bisa jadi memiliki bau yang sedikit asam, dan merupakan hal yang normal. Hal yang perlu diperhatikan, ASI yang benar-benar asam, yang dihasilkan dari susu yang dipompa dan kemudian tidak disimpan dengan benar akan berbau "tidak aktif", seperti halnya ketika susu sapi berubah menjadi asam.

 

Penulis: Lorenza Ferary

3 dari 3 halaman

Simak Video Menarik Berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Perjuangan Jurnalis yang Harus Pompa ASI di Lokasi Liputan
Artikel Selanjutnya
Tanpa Ruang Laktasi, Yuli Memerah ASI di Meja Kantor