Sukses

3 Tanda Anda Tak Cocok Secara Emosional dengan si Dia

Liputan6.com, Jakarta Unsur kecocokan secara aspek emosional merupakan salah satu hal yang diperlukan untuk lanjut ke tahap hubungan yang berikutnya. Cocok secara emosional berarti merasa aman untuk menjadi diri sendiri saat bersama si Dia.  

“Tidak ada makna yang pasti, tapi Anda tahu kecocokan itu ada saat timbul rasa senang, nyaman, diterima, dipahami dan selaras dengan pasangan ketika membahas nilai-nilai hidup, saling menghormati, kebahagiaan serta rasa tenang saat bersama,” kata psikoterapis, ahli hubungan dan penulis Training Your Love Intuition, LeslieBeth Wish kepada Elite Daily.

Salah satu ciri kecocokan emosi dengan si Dia adalah ketika bisa berkomunikasi tanpa batas. Kurang kemampuan mengekspresikan berarti sedang menekan perasaan diri sendiri. 

“Itu karena konflik memerlukan komunikasi yang jelas untuk diselesaikan,” kata ahli hubungan Susan Winter.

Berikut beberapa tanda Anda dan si Dia belum memiliki kecocokan emosional:

1. Ragu untuk mengkomunikasikan isi pikiran

Keraguan atau sikap menahan diri saat ingin berbicara karena takut akan reaksi mereka adalah tanda ketidakcocokan.

“Mungkin Anda memiliki pandangan politik yang berbeda atau suka jenis film yang berbeda. Apapun perbedaan yang ada, takut atau ragu membahas hal itu di depan si Dia bukan tanda yang bagus,” kata Winter.

2. Tidak bisa saling memahami

Kesulitan memahami si Dia, bahkan setelah banyak berbicara tentang hal-hal yang sederhana juga merupakan tanda lainnya. 

3. Tidak terbuka tentang emosi

Jika gebetan menutup diri saat ditanya apa yang sedang ia alami atau permasalahkan itu juga bukan tanda yang baik. 

“Banyak orang menunjukkan tingkat kedekatan mereka dengan sejauh mana mereka berbagi perasaannya alias tidak menutup diri. Jika si Dia berhati-hati dalam berbagi informasi, mungkin tanda dia tidak terlalu ingin dekat," kata Winter. 

 

2 dari 3 halaman

Lakukan Ini

Jika tiga hal di atas tersebut terjadi pada Anda, jangan berkecil hati dulu. Menurut Winter, tidak ada salahnya mencari penyebab dari sikap tertutup itu.

Bila alasan sang gebetan adalah malu, Anda bisa membantu dia merasa aman dan nyaman. Jika karena trauma akan hubungan sebelumnya, jelaskan bahwa Anda tidak akan menghakimi dan izinkan mereka untuk mengekspresikan hal itu.

Namun perlu diingat bahwa memperjuangkan hubungan merupakan hal yang baik, berhenti berusaha juga perlu dilakukan bila tidak ada kemajuan.

“Jika sudah berusaha tapi tidak berhasil, sudahilah,” kata Winter,

Jangan memaksakan memiliki hubungan dengan orang yang tidak cocok dengan Anda.

 

Penulis: Selma Vandika

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Loading
Artikel Selanjutnya
9 Tips Mengakhiri Hubungan Tanpa Menyakitinya Terlalu Dalam (2)
Artikel Selanjutnya
9 Tips Mengakhiri Hubungan Tanpa Menyakitinya Terlalu Dalam (1)