Sukses

Atasi Sariawan dengan Kumur Air Garam, Ampuhkah?

Liputan6.com, Jakarta Sariawan bisa terjadi pada siapa saja. Rasa nyeri serta seperti luka terbakar membuat penderitanya tidak nyaman.

Penyebab yang paling umum adalah kebersihan rongga mulut yang tidak terjaga, dan kerusakan pada selaput lendir. Sebagian kasus sariawan dapat sembuh dalam waktu 1–2 minggu. Namun pada beberapa kasus, misalnya sariawan yang besar dan luas, membutuhkan waktu 6 minggu atau lebih untuk benar-benar sembuh.

Berhubung membuat tak nyaman, beragam cara dilakukan untuk mengatasi sariawan. Cara alami yang terbukti mampu meredakan gejala sariawan adalah kumur dengan air garam.

Tindakan ini telah dilakukan sejak zaman dahulu, dan diyakini dapat mengatasi hampir seluruh masalah pada rongga mulut.

Garam memiliki kualitas alami untuk mengisap kelembapan dengan proses osmosis, membunuh bakteri, serta mengurangi rasa sakit, dan nyeri. Itu karena garam memiliki kandungan yodium, dan unsur natrium chloride yang di dalamnya terdapat golongan halogen. Senyawa tersebutlah yang sangat bermanfaat untuk membunuh bakteri jahat yang bersembunyi di rongga mulut.

 

2 dari 2 halaman

Cara

Ingin mencoba metode kumur air garam untuk atasi sariawan? Anda cukup melarutkan beberapa sendok garam dengan air hangat seukuran gelas belimbing. Setelah garam larut, tenggak sedikit air garam tersebut dan berkumurlah selama kira-kira 30 detik. Setelah selesai berkumur, muntahkan air garam yang tadi digunakan berkumur. Ingat, air garam hanya digunakan untuk berkumur, bukan untuk diminum.

Untuk menambah efektivitas metode tersebut, pastikan Anda turut menjaga kebersihan rongga mulut dengan saksama, yaitu dengan sikat gigi minimal dua kali sehari. Pastikan pula Anda selalu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, terutama yang mengandung vitamin B12 dan zat besi. Terakhir, beristirahat dengan cukup dan hindarilah stres sebisa mungkin.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan, jika metode kumur dengan air garam belum mampu meredakan sariawan, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter gigi. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi sariawan dan penyebab yang mendasari. Dengan demikian, sariawan bisa benar-benar teratasi dan Anda dapat kembali menikmati makanan dan minuman favorit setiap hari.

 

Penulis: drg Wiena Manggala Putri

Sumber: Klikdokter.com

Loading
Artikel Selanjutnya
MSG Ternyata Aman Dikonsumsi untuk Tubuh
Artikel Selanjutnya
Cari Tahu tentang Lupus, Penyakit yang Belum Bisa Disembuhkan