Sukses

Kasus Langka, Pria Ini Batuk Parah Sampai Memuntahkan Secuil Paru-Parunya

Liputan6.com, Jakarta Batuk yang parah terkadang membuat paru-paru terasa sakit. Namun, kasus di Amerika Serikat ini menunjukkan sesuatu yang berbeda, yaitu keluarnya secuil bagian paru-paru.

Melansir laman Health pada Jumat (7/12/2018), seorang pria California baru-baru ini mengeluarkan secuil dari paru-parunya saat batuk. Pria 36 tahun itu dilaporkan dirawat di rumah sakit setelah mengalami palpitasi jantung.

Laporan yang diterbitkan di New England Journal of Medicine ini menyebutkan, pria itu dirawat di San Fransisco California, Univeristy of California dengan diagnosis gagal jantung kronis. Dia memiliki riwayat kesehatan kardiovaskular yang buruk. Sebelumnya, dia juga memiliki alat pacu jantung yang ditanam dalam tubuhnya.

 

Seminggu pertama di ruang Intensive Care Unit (ICU), dia terus menerus batuk darah dan lendir. Namun, suatu hari dia mengalami batuk yang sangat parah dan mengeluarkan sepotong pohon bronkial kanannya secara utuh. Organ yang berbentuk seperti tabung ini berfungsi mendistribusikan udara ke paru-paru.

"Kami terkejut," ujar ahli bedah transplantasi dan pulmoner yang menangani kasus itu George Wieselthaler.

"Ini sangat, sangat, sangat langka," ujar Wieselthaler seperti dikutip dari The Atlantic.

Wieselthaler dan rekan-rekannya segera memasang sebuah tabung untuk bernapas di tenggorokannya setelah insiden tersebut. Namun, dia meninggal minggu berikutnya akibat komplikasi gagal jantung. Termasuk terlalu banyak cairan dalam darah dan tidak cukup darah yang terpompa.

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Kasus yang langka

Laporan itu memaparkan, pasien tersebut memang sudah memiliki cacat lahir yang menyebabkan salah satu katup pemompa darah melalui tubuh menjadi sempit atau bicuspid aortic stenosis. Hal ini membuat alirah darah dari jantung ke tubuh menjadi berkurang.

Batuk parah tersebut menandakan bahwa kemungkinan, jantungnya sudah menegang dan paru-parunya lemah. Hal tersebut berakibat pada keluarnya pohon bronkial.

Untungnya, kasus ini sangat langka dan jarang terjadi. Namun, bukan berarti ini adalah yang pertama kalinya.

Pada September 2005, European Journal of Cardio-Thoracic Surgery mencatat adanya pohon bronkial kecil yang keluar dari ibu hamil berusia 25 tahun. Untungnya, dia sembuh dan melahirkan bayi yang sehat.

Artikel Selanjutnya
Menyebar, Kanker Melanoma Serang Paru-paru Pasien