Sukses

Rajin Minum Air Putih Terbebas dari Batu Ginjal, Harus 8 Gelas?

Liputan6.com, Jakarta Rajin minum air putih dapat menjaga kesehatan ginjal, dan mencegah terjadinya penyakit batu ginjal

Air putih punya kontribusi besar terhadap asupan cairan individu seluruh usia. Dengan cukup minum air putih, membuat tubuh terhidrasi dengan baik. 

Dalam publikasi Liq.in 7 (European Journal of Nutrition) 2018 menunjukkan bahwa sebanyak 78 persen anak-anak, 79 persen pasien remaja, 72 persen dewasa dari total 3.644 partisipan telah tercukup kebutuhan cairannya. 

Meskipun tidak sedikit pula yang sulit melepas kebiasaan mengonsumsi minuman gula, terlebih anak-anak. Dari publikasi itu juga diketahui 24 persen anak, 41 persen remaja, dan 33 persen dewasa mengonsumsi 1 porsi (250mL) minuman bergula per hari.

“Minum air putih paling sedikit 2 liter atau 8 gelas bagi orang dewasa. Ini dapat membantu mencegah penyakit batu ginjal, infeksi kandung kemih, membatasi perkembangan (progresi) dari penyakit ginjal akut,” ujar Ketua Departemen Medical Physiology di Toulouse School of Medicine, Paul Sabatier France University, sesuai rilis yang diterima Health Liputan6.com, ditulis Rabu (14/11/2018).

 

Saksikan video menarik berikut ini:

2 dari 3 halaman

Program Ayo Minum Air

Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG) Budi Wiweko mengatakan, kesadaran masyarakat di Indonesia terhadap pentingnya minum air masih sangat dipengaruhi oleh letak geografis dan status sosioekonomi juga tersedianya akses air minum yang aman. Untuk mendorong perilaku masyarakat dalam memenuhi hidrasi sehat tersebut, IHWG dengan PT. Tirta Investama (Danone-AQUA), dan Kementerian Kesehatan mengembangkan berbagai program.

Program bernama Ayo Minum Air (AMIR) untuk meningkatkan kesadaran akan hidrasi sehat demi membantu perubahan perilaku hidup yang lebih sehat.

“Melalui program AMIR, kami berupaya untuk membiasakan perilaku minum air yang sehat kepada para siswa/i sekolah dasar. Kami menyediakan gelas dan air putih saat makan siang di sekolah, selain itu kebiasaan perilaku siswa akan berubah bila di rumah pun juga menerapkan yang sama. Ini juga penting kerjasama guru dan orangtuanya,” Budi melanjutkan.

3 dari 3 halaman

Risiko penyakit tidak menular turun

IHWG punya misi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan mengenai hidrasi (advancing in Hydration Sciences) dan membagi pengetahuan terkait hidrasi dan kesehatan (sharing in Hydration knowledge).  Selain itu, IHWG  juga ingin berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidrasi atau air bagi kesehatan, kebugaran terutama pengaruhnya terhadap kognisi dan kesehatan ginjal. 

Hydration Science Director PT. Tirta Investama (Danone-AQUA), Tria Rosemiarti melanjutkan, kesadaran kebiasaan minum air putih yang sehat dapat menciptakan dampak positif untuk mendorong kebiasaan minum air yang sehat, terutama pada anak-anak sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Danone Research, hidrasi sehat menunjang kualitas hidup dengan mendukung fungsi kognitif. Misal, konsentrasi dan fungsi visual meningkat. Risiko terhadap penyakit tidak menular, di antaranya diabetes, batu ginjal dan lainnya menurun.

Artikel Selanjutnya
Ini Keuntungan Minum Air Putih Ketimbang Kopi di Pagi Hari
Artikel Selanjutnya
Ingin Awet Muda, Yuk Konsumsi 5 Makanan dan Minuman Ini!