Sukses

Darah Mengental Saat Dehidrasi Bisa Sebabkan Stroke?

Liputan6.com, Jakarta Saat seseorang mengalami dehidrasi, terjadi kekentalan darah pada tubuhnya. Darah yang tadinya normal berubah mengental.

Kekentalan darah biasanya berujung stroke. Namun, dalam kasus dehidrasi, darah yang kental tidak akan menyebabkan stroke.

"Pas dehidrasi, darah memang jadi kental. Ini karena ada gangguan pembekuan darah akibat kekurangan cairan pada tubuh. Tidak ada hubungannya dengan stroke," jelas dokter spesialis saraf Mohammad Kurniawan dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, saat ditemui di Jakarta, ditulis Senin (24/9/2018).

Stroke yang terjadi disebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Pada stroke, darah mengental. Ini dipicu terbentuknya pembekuan darah pada seseorang yang mengalami gangguan irama jantung (aritmia fibrilasi).

Darah yang membeku mengalir ke otak, lalu menyumbat pembuluh darah besar di otak. Aliran darah jadi tidak lancar, seseorang pun kena stroke.

 

 

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Ginjal menahan air kencing

Dilansir dari The Conversation, darah yang mengental saat dehidrasi akan memicu ginjal menahan air kencing. Yang terjadi, air kencing yang keluar jadi lebih sedikit.

Semakin kental darah, semakin sulit bagi sistem kardiovaskular untuk bekerja meningkatkan denyut jantung. Tekanan darah pun sulit dipertahankan.

Di sisi lain, dehidrasi juga menghambat upaya tubuh untuk mengatur suhu, yang dapat menyebabkan hipertermia (suhu tubuh jauh di atas normal).

Penelitian menunjukkan kekurangan cairan 1 persen berdampak negatif terhadap suasana hati, perhatian, memori, dan koordinasi motorik. Cairan jaringan otak menurun akibat dehidrasi.

  • Dehidrasi merupakan kondisi jumlah cairan yang keluar dari tubuh lebih banyak dari jumlah cairan yang masuk.
    Dehidrasi
  • Stroke adalah kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.
    Stroke
  • Darah kental atau polisitemia adalah peningkatan jumlah sel darah (sel darah merah, sel darah putih, keping darah) di atas jumlah normal.
    Darah Kental
Artikel Selanjutnya
Waspada, Ini Pemicu Stroke yang Paling Berbahaya
Artikel Selanjutnya
Orang Asia Lebih Berisiko Kena Stroke Dibanding Eropa