Sukses

Hantaman Badai Florence Berpotensi Bawa Racun Mematikan

Liputan6.com, Amerika Serikat Badai Florence yang akan menghantam pesisir Amerika Serikat minggu ini berpotensi membawa racun mematikan. Kondisi tersebut membahayakan lingkungan dan kesehatan karena hujan deras dapat membanjiri lubang tempat limbah beracun yang berasal dari pembangkit listrik disimpan. Tumpukan kotoran juga akan berisiko mencemari lingkungan.

North Carolina menjadi salah satu jalur yang dihantam Badai Florence. Negara bagian tersebut merupakan produsen utama unggas dan babi serta kotoran hewan. Limbah beracun dan kotoran hewan yang dibawa dari banjir bisa berisiko meluap ke ladang penduduk dan saluran air.

Kekuatan Badai Florence makin meningkat. Para ahli menilai, Badai Florence akan menjadi badai terdahsyat yang akan menghantam North Carolina sepanjang kurun waktu 30 tahun terakhir.

Untuk mengantisipasi badai yang datang dari Atlantik ini, lebih dari 1 juta orang mulai mengungsi dari pinggiran pantai Amerika Serikat, sebagaimana dilansir dari Time, Rabu (12/9/2018).

Menurut Frank Holleman dari Southern Environmental Law Center, lokasi tambang batubara sangat rentan terhadap badai. Ada 31 tambang batubara di North Carolina. Tambang batubara mengandung sekitar 111 juta ton abu batubara per Agustus 2017, menurut perkiraan negara.

 

 

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Cemari pasokan air minum

Sebagai persiapan hantaman Badai Florence, ada pemantauan lokasi pembuangan abu batubara, produk sampingan dari batubara yang dibakar untuk menghasilkan listrik.

Kandungan dari batubara berupa logam termasuk arsenik, kromium, dan merkuri, yang menimbulkan risiko berbahaya bila mencemari pasokan air minum. Jika air terkontaminasi racun berbahaya, efek jangka waktu lama bisa menimbulkan kanker.

Luapan banjir dapat membawa racun berbahaya, yang bisa mengkontaminasi pasokan air minum (dari sungai maupun bendungan), menurut juru bicara North Carolina, Erin Culbert. Setelah badai, pejabat setempat akan memantau efek dari Badai Florence.

Pemerintah negara bagian juga berupaya mempersiapkan warganya hadapi Badai Florence. Di Myrtle Beach, pengelola supermarket mulai menelepon penjualan air kemasan. Rak-rak penuh dengan air. Warga juga membeli air kemasan, dilansir dari Chicago Suntimes.

Badai Florence diprakirakan terlebih dahulu menghantam pesisir timur AS pada Kamis, 13 September 2018.

Artikel Selanjutnya
Donald Trump: AS Sangat Siap Hadapi Terjangan Badai Florence
Artikel Selanjutnya
12-9-1988: Seperti Bom Atom, Terjangan Badai Gilbert Porak-Poranda Jamaika