Sukses

Kapan Anak Harus Diajarkan Tanggung Jawab?

Liputan6.com, Jakarta Seorang anak yang masih kecil bisa diajarkan tanggung jawab, jika sejak kecil diberi contoh yang benar dan dilatih.

Tentunya tanggung jawab yang dilakukan anak bukanlah hal berat. Tapi yang memang disesuaikan dengan usianya. Misalnya pada anak 3 tahun sudah bisa menaruh pakaian kotornya di tempatnya atau menaruh piring dan gelas plastik kotor di bak cuci piring.

Bagaimana caranya membuat buah hati terbiasa dengan tanggung jawab? Coba terapkan empat hal ini.

1. Mulai dari balita

Setelah anak-anak cukup memahami perkataan orangtuanya, mulailah sedini mungkin mengajarkan tanggung jawab. Minta anak untuk mengambil pakaian sendiri dari tumpukan baju. Berantakan memang, tapi ia akan terbiasa.

Setelah itu ajarkan untuk menaruh pakaian kotornya di tempat yang sudah disediakan. Anak pun akan terbiasa mengurus dirinya dan bertanggung jawab pada kebutuhannya sendiri.

 

2 dari 2 halaman

Nilai Tanggung Jawab Anak

2. Konsekuensi

Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Misalnya ketika anak berlarian dan menumpahkan minuman, jangan memarahinya. Minta anak untuk segera mengampil pel dan membersihkannya.

Dia harus tahu setiap melakukan kesalahan berarti harus diperbaiki. Bertanggung jawab!

3. Pujian

Selalu berikan pujian pada anak-anak atas hal yang mereka lakukan dengan baik. Anak-anak cenderung lebih menanggapi kata-kata dan tindakan yang baik dari orangtuanya.

Jadi setiap ia mulai melakukan hal-hal penuh tanggung jawab, jangan lupa untuk memberikannya pujian.

4. Tugas ringan

Berikan tugas rumah tangga yang rutin tapi sesuai untuk usianya. Misalnya membuang sampah ke luar, menyalakan lampu saat sore hari, atau tugas lain yang tak memberatkannya. Biarkan tugas itu menjadi tanggung jawab anak.

Penulis Qonita Lutfia / Dream.co.id

Artikel Selanjutnya
Ini Dia Manfaat Telanjang Kaki bagi Si Kecil
Artikel Selanjutnya
4S, Jurus Hadapi Anak yang Suka Teriak di Tempat Umum