Sukses

Separah Ini Ternyata Kandungan Mainan Bebek Karet untuk Anak Mandi

Liputan6.com, Jakarta Bebek karet yang biasa dimainkan anak saat mandi ternyata mengandung bakteri jahat. Temuan tersebut merupakan hasil penelitian terbaru dari Swiss Federal Institute of Aquatic Science and Technology, ETH Zurich dan the University of Illinois.

Mainan bebek karet yang dirancang untuk mengapung di air mandi ternyata tidak higienis. Peneliti mencatat, penyebab bebek karet tidak higienis dipengaruhi kondisi kamar mandi. Kamar mandi dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri.

Suhu di dalam kamar mandi juga cukup tinggi dan kelembaban yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan uap yang terpapar di cermin dan dinding kamar mandi, dilansir dari Romper, Kamis (29/3/2018). Bakteri juga menempel pada bebek karet.

Tak hanya bebek karet, para peneliti juga memeriksa mainan buaya karet dan mainan karet lainnya untuk mandi. Bagian dalam mainan karet dianalisis dengan menghitung jumlah mikroba (bakteri) yang berenang di dalamnya.

Bakteri pada air yang dikeluarkan saat mainan karet diperas juga diperiksa. Untuk tindak lanjut, mainan seperti bebek karet juga dipotong agar lebih mudah memeriksa jumlah bakteri.

 

 

 

Simak video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bakteri yang sebabkan infeksi

Ketika diperas, empat dari lima mainan karet terkandung jumlah dan variasi jamur yang sangat tinggi, menurut The Press Democrat. Jumlah jamur hingga 75 juta sel per sentimeter persegi.

Bakteri dalam mainan karet untuk mandi, di antaranya Legionella dan Pseudomonas aeruginosa. Kedua bakteri jahat ini biasa ditemukan di rumah sakit.

Ada juga bakteri jahat Escherichia coli dan Coliform, Listeria, dan Enterococcus. Seluruh bakteri di atas dapat menyebabkan infeksi.

Yang lebih mencengangkan, ketika mainan karet dipotong dan terbuka, semua mainan karet dalam penelitian ini mengandung biofilm (kumpulan bakteri) dan berlendir di permukaan bagian dalam.

Sebagian besar mainan karet mandi di bagian dalam berwarna hitam. Ini merupakan pertanda pertumbuhan jamur.