Liputan6.com, Jakarta Kita semua tentunya sudah sering mendengar informasi soal pentingnya satu kalimat berisikan tiga kata yang memiliki makna mendalam yaitu, “I love you” atau “aku cinta padamu”.
Tiga kata tersebut sangatlah penting untuk menjaga kemulusan hubungan percintaan setiap pasangan. Namun, untuk kebahagiaan hubungan suami-isteri, bukan tiga kata tersebut yang bisa pastikan hubungan antar keduanya berjalan dengan baik.
Seperti diinformasikan di laman Health News Agency, Senin (16/1/2017), ternyata untuk memastikan kemulusan hubungan suami-istri dalam suatu pernikahan, dua kata ini menjadi kunci utama: “thank you” atau “terima kasih”.
Ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Georgia University, AS. Mereka menanyakan sebanyak 468 pasangan tentang pandangan mereka soal pasangan serta hubungan pernikahan yang mereka jalani.
Hampir semuanya mengaku bahwa perasaan bersyukur yang umumnya dilontarkan melalui kata “terima kasih” atau “thank you” menjadi indikator kuat hubungan pernikahan yang bahagia.
“Dua kata tersebut memiliki makna yang sangat kuat meski singkat,” kata Allen Barton, ilmuwan PhD di UGA Center for Family Research saat diwawancarai secara khusus oleh Daily Mail.
Ia berpendapat, “Perasaan bersyukur dalam suatu hubungan dapat membantu mempromosikan jiwa yang positif dan hal tersebut pasalnya mencerminkan hubungan pernikahan yang positif juga.”
Mengatakan dua kata “terima kasih” juga bisa membantu mengurangi kerusakan hubungan yang awalnya terpicu oleh argumen. Dengan mengatakan dua kata itu, Anda menunjukan bahwa pasangan Anda layak diapresiasi dan hal ini bisa membuat emosinya cepat redup karena merasa dihargai.
Dua Kata Ini Jadi Kunci Utama Pernikahan yang Mulus Sampai Tua
Dua kata yang kerap digunakan sehari-hari ini memiliki makna yang sangat kuat dan dapat membantu hubungan suami-isteri lebih bahagia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1473694/original/047530800_1484554218-nikah.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis11 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382447/original/017524100_1792996400-Anies_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486120/original/097525000_1769575957-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-28T114945.709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382280/original/090010700_1792986930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-26T105247.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438895/original/020880000_1765342284-000_848C8W8.jpg)