Sukses

Bebas Kembung dan Konstipasi dengan 9 Trik Ini

Liputan6.com, Jakarta Konstipasi bisa dibilang salah satu penyakit yang paling umum menimpa masyarakat urban. Kenapa?

Gaya hidup yang memaksa Anda jarang bergerak, hanya duduk seharian di depan komputer, makan makanan cepat saji yang tidak sehat, serta tak punya waktu untuk berolahraga, semuanya akan membuat sistem pencernaan Anda terganggu.

Jangan heran kalau lantas Anda sering merasa kembung, perut buncit walau tidak habis makan besar, dan yang paling parah, sulit dan tidak lancar buang air besar.

Jangan biarkan masalah ini mengganggu Anda sampai berlarut-larut. Berantas konstipasi sekarang menggunakan 9 trik yang dilansir dari Prevention, Jumat, 22/4/2016:

1. Jangan lewatkan waktu makan

"Makan merangsang refleks yang menyebabkan sisa makanan semakin maju ke bawah di dalam usus," jelas Joanne A.P. Wilson, MD, seorang gastroentologis dan profesor kedokteran di Duke University Hospital di Durham, Amerika Serikat.

Berikan tubuh dorongan lebih awal dengan selalu sarapan. Penelitian menyatakan bahwa sarapan berprotein mampu membantu Anda menghindari makanan manis yang dapat memicu peningkatan berat badan.

2. Konsumsi serat secara perlahan

Serat memang bisa melancarkan buang air, namun terlalu banyak serat malah dapat menyebabkan perut kembung, penuh gas, dan kemungkinan diare.

Seandainya serat tidak terlalu cocok untuk Anda, cobalah cari suplemen pengganti dengan fungsi sama.

3. Cobalah pencahar alami

"Jika Anda merasa sedikit tidak nyaman karena konstipasi akibat perjalanan, sehingga tidak bisa berolahraga atau mengonsumsi cukup buah dan sayuran, cobalah konsumsi gliserin, jus buah anggur, atau susu magnesia," ujar Dr. Wilson.

"Kadang bahkan semangkuk kaldu hangat dapat membuat buang air besar datang lebih cepat," lanjutnya.

4. Minum Secangkir kopi

Penelitian di Inggris mengatakan secangkir kopi berkafein bisa menstimulasi pergerakan usus. Walaupun para ahli masih saling adu argumen mengenai hal ini, namun kenyataannya memang banyak orang yang buang airnya menjadi lebih lancar setelah meneguk segelas kopi di pagi hari.

5. Minum cukup air

Meminum 6 - 8 gelas air per hari bisa membuat kotorannya Anda jadi lebih lunak, jelas Robyn Karlstadt, MD, seorang gastroentorologist di Graduate Hospita, Philadelphia.

Pastikan Anda selalu memiliki sebotol air minum berukuran 1,5 liter di meja kantor, dan usahakan untuk menghabiskannya sebelum Anda pulang.

6. Buat jadwal buang air

Bangun pagi, langsung mandi, dan menyambar sarapan sambil berangkat ke kantor mungkin efektif untuk produktivitas Anda, namun tidak dengan masalah buang air.

Makan di pagi hari ibaratnya seperti alarm bagi usus Anda, yang akan membangunkannya. Saat ingin buang air di pagi hari, kamar mandi umum biasanya bukanlah tempat yang kondusif.

Karenanya, selalu usahakan untuk buang air di pagi hari, di kamar mandi Anda sendiri agar tenang dan tuntas.

"Biasanya usus siap untuk melepaskan isinya dalam tempo setengah jam setelah makanan pertama di pagi hari," ujar Nicolette Fransey, MD, seorang profesor kedokteran di New York Medical College.

7. Tunggu, jangan mengejan

Berusaha untuk memaksa kotoran Anda keluar tidak akan menghilangkan konstipasi, bahkan, hal itu malah bisa memperburuk keadaan, karena bisa membuat Anda terserang ambeyen.

Jika Anda tidak bisa juga buang air setelah duduk selama 15 menit, sudahilah, dan coba lagi nanti.

8. Naikkan kaki

"Jika Anda konstipasi, naikkan kaki Anda ke atas bangku pendek di depan kloset, dan pastikan kaki tetap dalam posisi terlipat. Hal ini bisa menguatkan sudut usus, dan melancarkan proses buang air," ujar Jacqueline Wolf, MD, seorang gastroenterologist dan profesor luar biasa di Harvard Medical School.

9. Saat semuanya gagal, bergeraklah

Walaupun para ahli belum benar-benar tahu alasannya, namun ternyata berolahraga dapat memacu fungsi usus. Berjalan, berenang, dan gerakan aerobic lainnya selama 30 menit dapat menghilangkan konstipasi Anda.

Asal jangan lupa untuk selalu minum cukup air.