Stres Menumpuk Jadinya Depresi

Segeralah hadapi stres Anda dan tanganilah agar tidak berujung depresi.

Diterbitkan 27 November 2015, 19:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Apa pun jenis dari penyakit kejiwaan yang dialami seseorang tetap membutuhkan pengobatan medis. Ketika kondisi sudah stabil, perlu ditambah treatment secara sosial supaya pasien dapat diberdayakan atau mungkin bekerja seperti orang normal lainnya. 

Baca Juga

  • Cara Mudah Hindari Stres
  • 5 Perubahan Kecil yang Bisa Redakan Stres
  • 6 Trik Pilihan Pegawai Buat Taklukan Stres di Kantor

"Treatment secara sosial diberikan supaya pasien dapat mengurus dirinya sendiri. Begitu keluarga tidak ada, pasien tidak luntang lantung," kata Psikolog Klinis Dewasa Rumah Sakit Bethsaida Serpong, FX Albino Prasodjo kepada Health Liputan6.com ditulis Jumat (27/11/2015)

Itulah pentingnya mendeteksi sejak dini. Pada dasarnya, setiap orang yang memang memiliki masalah kejiwaan punya gejala kecemasan. "Permasalahannya, ketika cemas, seringnya menyangkal. Sehingga tidak mendapat pertolongan," kata Albino menerangkan.

Ketika gejala ini dibiarkan, stres akan menumpuk yang pada akhirnya terjadi depresi, skizofrenia, dan bipolar. Jangan abaikan sedikit pun gejala yang terlihat, karena berisiko berkembang jadi masalah yang lebih besar.