Sukses

Kiat Mengakali agar Makanan Cepat Saji Menyehatkan

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah literatur medis mungkin menyebutkan makanan cepat saji dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas dan memicu sejumlah penyakit. Namun ada cara mudah untuk mengakali makanan tinggi lemak ini menjadi lebih berserat.

"Sulit menghindari tren gaya hidup dan tidak mengonsumsi makanan cepat saji. Namun ada cara untuk mengatasi pola makan salah ini, seperti misalnya memilih restoran cepat saji yang memiliki hidangan sayuran dan tetap mengonsumsinya sesuai porsi yang dibutuhkan tubuh," kata dr. Ririn Hariani, MS, SpGK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia saat ditemui dalam sidang Doktor dalam Ilmu Gizi di Salemba, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Cara lain, kata dia, mengajak orangtua untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak. Dan sekolah dapat bekerjasama dalam hal memberi edukasi pada kantin untuk memperhatikan makanan yang tidak mengandung karbohidrat atau lemak yang tinggi.

Menurut Ririn, khususnya remaja puteri perlu mempertahankan berat badan dan indeks massa tubuh sesuai usianya. Terutama pada mereka yang memiliki riwayat menstruasi di bawah usia 12 tahun, perlu diberikan penyuluhan mengenai peraturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik dan pencegahan obesitas untuk mengurangi risiko penyakit keganasan seperti kanker payudara saat dewasa.