Liputan6.com, Jakarta - Kebutuhan cairan tubuh meningkat selama kehamilan. Selain untuk mendukung metabolisme ibu sehari-hari, air juga berperan penting dalam menambah volume darah, membentuk plasenta, serta memproduksi cairan ketuban yang melindungi janin.
Sayangnya, pemenuhan kebutuhan air minum pada ibu hamil di Indonesia masih sering terlewat. Karena itu, penting bagi ibu hamil mengetahui jenis air minum yang aman dikonsumsi serta berapa jumlah cairan yang idealnya dipenuhi setiap hari, sesuai anjuran dari lembaga kesehatan resmi.
Jenis Air Minum yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil
Tubuh ibu hamil membutuhkan lebih banyak cairan untuk mendukung berbagai perubahan fisiologis, termasuk pembentukan cairan ketuban dan membantu sirkulasi nutrisi. Karena itu, pilihan air minum sebaiknya tidak hanya dilihat dari jenis atau klaim tambahannya, tetapi terutama dari aspek keamanan, kebersihan, dan kecukupan asupan cairan.
Advertisement
Kementerian Kesehatan RI melalui laman edukasi kesehatan untuk kehamilan menganjurkan ibu hamil untuk cukup mengonsumsi air putih. Kemenkes juga menempatkan konsumsi air putih sebagai salah satu bagian dari kebiasaan yang perlu diperhatikan selama kehamilan.
Sementara itu, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan ibu hamil minum sekitar 8–12 cangkir air atau sekitar 64–96 ons per hari. Kebutuhan tersebut dapat membantu pencernaan, pembentukan cairan ketuban, sirkulasi nutrisi, serta pembuangan zat sisa dari tubuh.
Â
Air minum dalam kemasan (AMDK) yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu dapat menjadi salah satu pilihan praktis selama kehamilan. Di Indonesia, AMDKÂ termasuk produk yang memiliki ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara wajib berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 62 Tahun 2024.
Dalam regulasi tersebut, AMDK didefinisikan sebagai air yang telah diproses, dikemas, dan aman untuk diminum. Regulasi tersebut juga membedakan sejumlah kategori AMDK, termasuk air mineral, air demineral, dan jenis lainnya.
Prinsip yang lebih penting adalah memilih produk yang memenuhi ketentuan keamanan pangan dan air minum serta memperhatikan kondisi kemasan dan informasi pada label. Hal ini sejalan dengan pedoman World Health Organization (WHO) mengenai kualitas air minum. WHO menekankan pentingnya kualitas air minum yang bebas dari kontaminasi logam berat seperti timbal dan arsenik, karena zat tersebut berisiko ikut terbawa ke janin melalui aliran darah ibu
Berapa Kebutuhan Air Ibu Hamil per Hari?
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan air dasar perempuan dewasa adalah 2.350 mililiter (ml) per hari. Saat hamil, kebutuhan ini bertambah 300 ml per hari di setiap trimester, sehingga totalnya menjadi sekitar 2.650 ml atau setara 10-11 gelas ukuran 250 ml per hari.
Sementara itu, mengacu pada Konsensus Nasional Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) tahun 2013 tentang Kebutuhan Asupan Air bagi Ibu Hamil, Melahirkan, dan Menyusui, yang turut merujuk pada AKG Kemenkes, kisaran kebutuhan cairan ibu hamil berada di angka 2.450-2.650 ml atau sekitar 8-10 gelas per hari. Kisaran ini mengakomodasi variasi berdasarkan usia dan kondisi tubuh masing-masing ibu hamil.
Tabel Kebutuhan Air Ibu Hamil per Trimester
| Fase Kehamilan | Tambahan Air per Hari | Total Kebutuhan Cairan per Hari | Setara Gelas (250 ml) |
|---|---|---|---|
| Sebelum hamil (dasar) | - | ±2.350 ml | ±9-10 gelas |
| Trimester 1 | +300 ml | ±2.650 ml | ±10-11 gelas |
| Trimester 2 | +300 ml | ±2.650 ml | ±10-11 gelas |
| Trimester 3 | +300 ml | ±2.650 ml | ±10-11 gelas |
Sumber: Permenkes RI No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi; Konsensus Nasional POGI 2013 tentang Kebutuhan Asupan Air bagi Ibu Hamil, Melahirkan, dan Menyusui.
Angka pada tabel di atas merupakan panduan umum. Kebutuhan cairan tetap bisa berbeda tergantung berat badan, aktivitas fisik, suhu lingkungan, serta kondisi khusus seperti mual dan muntah (morning sickness) yang membuat asupan cairan lebih sulit terpenuhi. Untuk itu, konsultasi dengan dokter kandungan tetap dianjurkan guna menyesuaikan kebutuhan cairan dengan kondisi kehamilan masing-masing.
Bolehkah Ibu Hamil Minum Air Alkali?
Air alkali pada dasarnya merupakan air dengan pH lebih tinggi dibandingkan air minum biasa. Sementara air beroksigen mengandung oksigen terlarut dalam jumlah tertentu. Ada pula produk air yang menonjolkan kandungan mineral seperti kalsium atau magnesium.
Berdasarkan standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), nilai pH air minum terbaik dan aman untuk dikonsumsi, termasuk oleh ibu hamil, berada pada rentang 6,5 hingga 8,5.
Air alkali dengan pH sekitar 8–9 termasuk dalam kategori air minum dengan pH tinggi. Bagi ibu hamil, konsumsi air jenis ini sebaiknya tetap memperhatikan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing. Hingga kini, belum terdapat rekomendasi khusus dari Kementerian Kesehatan yang menyatakan bahwa air dengan pH tinggi lebih baik dibandingkan air minum biasa selama kehamilan. Kemenkes justru menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan cairan dengan air yang aman dan cukup.
Artinya, ibu hamil tidak perlu mengganti air minum biasa dengan air alkali hanya karena menganggap pH yang lebih tinggi otomatis memberikan manfaat lebih besar bagi tubuh. Yang lebih penting adalah memastikan air yang diminum aman, bersih, dan dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.
Tanda Ibu Hamil Kekurangan Cairan
Mengutip Konsensus Nasional POGI 2013, beberapa tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai ibu hamil antara lain:
- Sakit kepala atau pusing
- Sulit berkonsentrasi
- Badan terasa lemas
- Sembelit
- Mulut terasa kering
- Mudah mengantuk
Jika tanda-tanda tersebut muncul, ibu hamil disarankan segera meningkatkan asupan air dan memastikan kebutuhan cairan hariannya tercukupi.
FAQ Seputar Air Minum untuk Ibu Hamil
Berapa liter air yang harus diminum ibu hamil setiap hari?
Berdasarkan AKG Permenkes RI No. 28 Tahun 2019, ibu hamil membutuhkan sekitar 2,65 liter air per hari di seluruh trimester. POGI merekomendasikan kisaran 2,45-2,65 liter, tergantung usia dan kondisi tubuh.
Apakah ibu hamil boleh minum air alkali?
Air alkali dapat menjadi salah satu pilihan air minum bagi ibu hamil. Sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan sebelum mengonsumsinya secara rutin, dan utamakan air mineral bersertifikat SNI dan BPOM.
Apa ciri air minum yang aman untuk ibu hamil?
Air minum yang aman untuk ibu hamil adalah yang bersertifikat SNI dan memiliki izin edar BPOM, tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, serta bebas dari kontaminasi zat berbahaya seperti logam berat.
Â
(*)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3335299/original/093154300_1788148519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T105456.620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481050/original/073182400_1769075263-Gubernur_Jawa_Barat_Dedi_Mulyadi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4209394/original/026139600_1667204032-shutterstock_1753069022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324247/original/001935500_1786696185-prabowo_nota_keuangan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496723/original/082498100_1688964288-sylwia-bartyzel-m7HrMJJ0bW0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4467383/original/024435300_1686815470-suhyeon-choi-NIZeg731LxM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310221/original/037339700_1785310547-1001507838.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5237589/original/092987300_1748596794-Ibu_hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2232858/original/095593700_1527693492-q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4766668/original/059133300_1709893950-bright-happy-pregnant-woman-walking-sunny-park.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3917823/original/058511200_1643365110-AP22028301677869.jpg)