Liputan6.com, Jakarta Ada beberapa alasan sebenarnya yang mendasari anak mengompol. Selain karena menahan buang air kecil, ternyata mengompol itu genetik.
Seperti diberitakan WebMD, Selasa (25/8/2015), bukan berarti anak mengompol itu identik dengan malas, sengaja, atau tidak taat.Â
Lantas apa penyebabnya? Para ahli kesehatan menilai, kemungkinannya sebagai berikut:
Advertisement
- Anak belum bisa menahan kencing sepanjang malam.
- Anak tidak terbangun saat kandung kemihnya penuh.
- Anak menghasilkan banyak urin sepanjang malam
- Banyak anak terbiasa mengabaikan dorongan untuk buang air kecil
- Warisan
Ya, sebagian besar anak-anak yang suka mengompol akan berhenti sendiri pada usia orangtuanya berhenti mengompol.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/965397/original/071186100_1440421431-DryNites5.jpg)