Liputan6.com, Jakarta Masih hangat mungkin di telinga kita Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi yang disebut PP aborsi. Dalam peraturan tersebut, aborsi dibolehkan dengan dua syarat. Pertama karena indikasi medis dan kedua karena korban perkosaan.
Masalahnya, konotasi aborsi seringkali menjadi rancu dan cenderung negatif. Padahal dari segi medis, aborsi perlu dilakukan jika dinilai bisa membahayakan kondisi ibu dan bayi.
Seperti diungkapkan ahli kandungan dari RS Bunda, Menteng, Jakarta, dr Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG bahwa aborsi yang secara terminologi berarti memberhentikan merupakan suatu kondisi kehamilan yang memiliki dampak berbahaya jika diteruskan.
"Aborsi bisa dilihat dari kacamata sosial, medis dan agama. Inilah yang membuat aborsi jadi rancu. Itu pun masih jadi perdebatan pada level mana kita save atau sampai mana janin dikatakan sel induk. Ada yang mengatakan saat sel itu membelah, ada yang bilang sampai jantungnya ada," kata Ivan saat diwawancarai Health-Liputan6.com di Bunda International Clinic, Jakarta, ditulis Sabtu (30/8/2014).
Untuk itu, kata Ivan, masalah aborsi masih memerlukan peraturan turunan dari PP agar lebih jelas pembinaan pasiennya, mana yang indikasi medis dan butuh kejelasan karena tindak kekerasan seksual atau perkosaan.
"Ini yang jadi perdebatan kami, aborsi karena perkosaan ini bukan hanya memiliki dampak kesehatan fisik tapi mental. Jadi masih perlu pengkajian. Tapi dalam pandangan saya, kalau kehamilan itu benar-benar disebabkan oleh suatu proses berhubungan yang dipaksakan, saya kira sah saja kalau dia mau aborsi," kata Ivan.
Lagipula, lanjut Ivan, siapa yang mau hamil dari pria yang tidak dikenal atau tidak disetujui sebagai ayah. Walaupun kadang, berhubungan suami istri atas dasar suka sama suka itu mudah dipelintir.
"Suka sama suka itu suatu batasan yang mudah dipelintir. Tapi itu bukan hak saya. Yang saya urus adalah kehamilan yang memiliki indikasi medis. Seperti misalnya apakah jantung janin bermasalah atau si ibu darah tinggi," ungkapnya.
Yang jelas, Ivan sendiri sangat senang dengan adanya PP 'aborsi' karena setidaknya persepsi masyarakat yang menilai aborsi itu negatif dari satu sisi bisa bergeser.
Kalau Alasannya Begini, Aborsi Sah Bukan?
Aborsi yang secara terminologi berarti memberhentikan merupakan suatu kondisi kehamilan yang memiliki dampak berbahaya jika diteruskan
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/730044/original/043544900_1409388189-aborsi.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD11 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
- Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel15 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539434/original/056891000_1774600557-SPPI_koperasi_desa_merah_putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360761/original/003778800_1790664222-Your_paragraph_text__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)