Liputan6.com, Jakarta Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan non-profit British Pregnancy Advisory Service (BPAS), terungkap bahwa sejumlah wanita mengaku enggan untuk bercinta usai melahirkan, dengan alasan yang cukup beranggam. Rata-rata mengatakan, butuh waktu enam bulan bagi mereka untuk kembali memanaskan pasangannya di atas ranjang.
Data yang dihasilkan dari BPAS menyebutkan, 13 persen atau satu dari delapan orang ibu baru, benar-benar menghindar dari aktivitas seksual, sampai mereka benar-benar siap untuk melakukannya kembali.
Dilansir dari Health Me Up, Sabtu (26/7/2014) hampir 45 persen, mengatakan, mereka merasa tidak nyaman tentang tubuhnya setelah melahirkan.
"Kendala utama yang menghentikan keinginan wanita untuk bercinta adalah rasa nyeri dan kelelahan. Tapi, ada juga yang enggan melakukannya karena cemas terhadap citra tubuhnya," kata Director of External Affairs di BPAS, Clare Murphy.
Meski rata-rata wanita membutuhkan waktu selama enam bulan untuk dapat melakukan aktivitas seksual, namun sebenarnya tidak ada waktu khusus kapan seorang wanita dapat kembali melayani pasangannya. Terpenting, jangan lupa gunakan kontrasepsi.
"Kebutuhan kesehatan seksual dari seorang ibu baru sangatlah beragam, dan kita perlu menemukan cara-cara inovatif untuk mendukung mereka," kata Clare menambahkan.
Menurut Clare, foreplay adalah salah satu cara untuk merayu dan merangsang indra dari seorang wanita.
Wanita Enggan Bercinta Setelah Melahirkan
Rata-rata mengatakan, butuh waktu enam bulan bagi mereka untuk kembali memanaskan pasangannya di atas ranjang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/714396/original/Seks.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta15 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221825/original/025442000_1747374422-VaksinTb1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3302916/original/016287000_1605956322-pexels-wouter-de-jong-750896.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7146685/original/069295800_1779934646-budi_wiweko__2_.jpeg)