Empat Pejabat Senior Palestina Menjenguk Arafat

PM Ahmed Qurei, bekas PM Mahmoud Abbas, Menlu Nabil Shaath, dan Jubir Parlemen Rauhi Fattouh berangkat dari Ramallah. Istri Arafat menuduh pejabat senior Palestina berkomplot menyingkirkan Arafat.

Diterbitkan 09 November 2004, 05:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Tepi Barat: Empat pejabat senior Palestina bertolak menuju Paris, Prancis, untuk menjenguk Yasser Arafat yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Percy. Perdana Menteri Ahmed Qurei, bekas PM Mahmoud Abbas, Menteri Luar Negeri Nabil Shaath, dan Juru Bicara Parlemen Rauhi Fattouh berangkat dari Ramallah, Tepi Barat, Senin (8/11).

Keberangkatan keempat pejabat senior Palestina itu sempat tertunda beberapa saat setelah Suha, istri Arafat menuding para pemimpin Palestina serta tokoh politisi berkomplot menyingkirkan suaminya. Tudingan membuat situasi di Palestina panas [baca: Suha Arafat Menuduh Sekelompok Politisi Palestina Berkhianat].

Bekas pemimpin keamanan di Jalur Gaza, Mohammed Dahlan menilai, tuduhan Suha tak benar. Menurut dia, selama ini pemegang pemerintahan sementara Palestina di Tepi Barat sudah berupaya mempersatukan berbagai faksi sejak kepergian Arafat ke Prancis.

Sementara di Yerusalem, PM Israel Ariel Sharon bertemu dengan pimpinan Partai Likud--partai yang berkuasa di Israel. Pertemuan guna membicarakan referendum soal rencana kontroversial penarikan mundur kekuatan Israel dari Gaza.

Sedangkan di Kota Hebron di Tepi Barat, ribuan pendukung Jihad Islam menghadiri upacara mengenang Fathi Shakaki di Universitas Hebron. Shakaki adalah pemimpin Jihad Islam yang tewas pada Oktober 1995 di Malta. Palestina menuding Israel mendalangi pembunuhan itu.(ICH/Nlg)