Liputan6.com, Seoul - Badan intelijen Korea Selatan (Korsel) pada Rabu (30/9/2026) menilai pengungkapan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy soal pemindahan secara diam-diam dua tawanan perang Korea Utara ke Korea Selatan kemungkinan dimaksudkan untuk mendorong dukungan publik di negara itu agar Seoul memberikan bantuan lebih besar kepada Ukraina.
Zelenskyy mengungkap pemindahan dua tentara yang ditangkap tersebut saat berpidato di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan lalu. Pernyataan itu mengejutkan Korea Selatan dan memicu protes keras dari Seoul.
Pemerintah Korea Selatan kemudian meminta Kyiv meminta maaf dan menjelaskan apa yang disebutnya sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan untuk tidak mengungkap informasi mengenai pemindahan tersebut. Ukraina membantah pernah menyepakati kesepakatan semacam itu.
Advertisement
Polemik tersebut mengguncang hubungan Ukraina dan Korea Selatan yang selama ini berjalan baik. Namun, belum jelas apakah persoalan itu akan berkembang menjadi ketegangan yang lebih serius.
Kedua tentara itu termasuk di antara ribuan personel Korea Utara yang dikirim untuk membantu Rusia memukul mundur serangan Ukraina di wilayah perbatasan Kursk, Rusia, seiring semakin eratnya kerja sama antara Pyongyang dan Moskow.
Korea Utara juga telah memasok persenjataan konvensional kepada Rusia.
Ukraina Belum Menanggapi Tuntutan Permintaan Maaf Korea Selatan
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan atau National Intelligence Service (NIS), seperti dilaporkan Associated Press, menggelar pertemuan tertutup dengan komite parlemen untuk membahas persoalan tersebut pada Rabu.
Anggota parlemen Yoo Yeong-ha, yang menghadiri pertemuan itu, mengatakan para anggota komite mendapat penjelasan bahwa sejauh ini belum ada permintaan maaf ataupun pernyataan penyesalan dari Ukraina, baik melalui jalur resmi maupun tidak resmi.
Menurut Yoo, NIS menilai Zelenskyy kemungkinan mengungkap pemindahan tersebut untuk membangun dukungan publik di Korea Selatan terhadap pengiriman senjata dan bantuan lain bagi Ukraina.
Yoo tidak menjelaskan lebih lanjut dasar yang digunakan NIS dalam membuat penilaian tersebut.
Korea Selatan selama ini telah mengirim bantuan kemanusiaan dan bentuk dukungan lain kepada Ukraina. Namun, Seoul tidak mengirim senjata karena berpegang pada kebijakan untuk tidak memasok persenjataan kepada negara yang sedang terlibat langsung dalam konflik.
Anggota parlemen lain, Yun Kun-young, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan NIS menyebut kedua tawanan perang Korea Utara itu tiba di Korea Selatan pada pertengahan September dan tidak mengalami masalah kesehatan serius.
Yun mengatakan NIS menyampaikan bahwa saat masih berada di Ukraina, kedua tentara tersebut telah menyatakan keinginan untuk menetap di Korea Selatan.
Korea Utara belum memberikan tanggapan terbuka mengenai pemindahan itu. Namun, Pyongyang sebelumnya pernah mengeklaim kasus pembelotan warga dalam jumlah besar terjadi karena Korea Selatan menculik atau membujuk mereka untuk melarikan diri.
Pejabat Korea Selatan mengatakan mereka mengkhawatirkan keselamatan kedua tentara tersebut serta keluarga mereka yang masih berada di Korea Utara.
Para ahli menilai ada kekhawatiran bahwa pemindahan tersebut dapat memicu protes dari Pyongyang dan mengganggu upaya untuk kembali membuka pembicaraan antara Korea Utara dan Amerika Serikat.
Yun mengatakan NIS memperkirakan sekitar 9.000 tentara Korea Utara terlibat dalam operasi pengawasan di wilayah Kursk.
Ia menambahkan para anggota parlemen mendapat penjelasan bahwa Rusia telah memberikan teknologi persenjataan kepada Korea Utara untuk mendukung rencana modernisasi militernya.
Namun, Rusia disebut masih enggan menyerahkan teknologi mutakhir yang berkaitan dengan pembangunan kapal selam bertenaga nuklir dan rudal balistik antarbenua.
Advertisement
Putri Kim Jong Un Kian Kukuhkan Status sebagai Calon Penerus
NIS dalam kesempatan yang sama, kata Yun, menilai putri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un semakin mengukuhkan posisinya sebagai sosok yang paling mungkin menjadi penerus sang ayah. Penilaian itu muncul setelah Kim Ju Ae semakin sering tampil dalam berbagai acara publik dan mendapat perlakuan seremonial yang lebih menonjol.
Menurut NIS, putri Kim Jong Un yang dilaporkan bernama Kim Ju Ae dan berusia sekitar 13 tahun telah tampil bersama ayahnya di depan publik sekitar 30 kali sepanjang tahun ini.
Angka tersebut merupakan yang tertinggi untuk periode yang sama sejak ia pertama kali muncul di depan publik pada akhir 2022.
Meski demikian, sejumlah ahli mengingatkan agar tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa Kim Ju Ae akan menjadi penerus ayahnya, mengingat struktur kekuasaan Korea Utara yang sangat didominasi laki-laki.
Yoo mengatakan NIS menilai putri Kim Jong Un kini berusaha menampilkan citra yang lebih dewasa, antara lain dengan mengenakan setelan perempuan dan sepatu berujung lancip.
Badan intelijen Korea Selatan sebelumnya pernah membuat penilaian mengenai kondisi kesehatan Kim Jong Un dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan, analisis video beresolusi tinggi, serta metode lainnya.
Dalam pertemuan pada Rabu, NIS melalui Yun juga menyampaikan bahwa Kim Jong Un masih mengalami obesitas berat, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda masalah kesehatan lain.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362845/original/009810400_1790832367-cek_fakta_-_bibit_ikan_tawar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362823/original/015208400_1790831366-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-01T120806.334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3912867/original/070770300_1643009764-20220124-Kapolri-raker-dengan-komisi-III-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362761/original/096120200_1790829710-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409526/original/062736400_1479454522-Korea_Selatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409540/original/032500600_1479454815-korea_utara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1408447/original/031520300_1479368855-Kim_Jong-un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133451/original/029203800_1780985455-AC71B8A2-01A6-456E-8CDA-FBE01AEEC42A.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526647/original/078160700_1773129182-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361019/original/030184900_1790674140-bijesh-regmi-SjDIOAWtpfQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369206/original/047420200_1759458941-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359684/original/092842600_1790570619-WhatsApp_Image_2026-09-28_at_11.41.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5375020/original/025225600_1759909267-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504462/original/009512800_1771237713-Untitled.jpg)