Musibah banjir ternyata bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Prancis. Bahkan banjir di negara yang terkenal dengan Menara Eiffel-nya itu telah menelan 2 nyawa.
"Dua orang tewas pada hari Minggu 19 Januari, dan lebih dari 150 lainnya harus diterbangkan ke tempat yang aman setelah banjir melanda tenggara Prancis," kata pihak berwenang setempat seperti dilansir Liputan6.com dari Telegraph.co.uk, Senin (20/1/2014).
"Orang ketiga menghilang sementara keluar di perahu dan 4.000 rumah telah gelap gulita akibat setelah genangan di departemen Var," sambung pihak berwenang itu.
Pejabat setempat, Laurent Cayrel mengatakan, salah satu korban adalah pria berusia 73 tahun. Pria baya itu meninggal di ruang bawah tanah. Sementara seorang lainnya hanyut dalam mobil.
"Situasi ini sangat mengkhawatirkan, dan kondisinya belum bisa diperkirakan akan membaik malam ini (Minggu malam waktu setempat)," ujar Laurent sambil mebeberkan catatan curah hujan.
Musibah banjir ini tergolong tak biasa. Sebab Var yang terletak di hamparan pantai Mediterania --dikenal sebagai Riviera-- iklimnya cerah.
Tapi dengan perkiraan hujan semalaman, Laurent pun mendesak warga dan pihak terkait agar selalu waspada. "Delapan helikopter darurat akan dikerahkan sepanjang malam, dengan 500 petugas pemadam kebakaran serta 200 polisi yang bertugas," urai Laurent.
Pada Minggu malam, 155 orang telah diterbangkan dari daerah yang paling parah di Var. Setelahnya, upaya untuk mengevakuasi warga dengan perahu pun masih berlanjut.
Pihak berwenang juga sempat mengeluarkan peringatan banjir terpisah untuk Sungai Rhone, yang mengalir melalui tenggara Prancis. Sungai tersebut ditakutkan akan meluap.
Menurut penuturan warga, banjir itu cukup menerikan. Ia menyaksikan sendiri dari rumahnya ketika gelombang besar menyapu mobilnya. Lalu ia pun dievakuasi dengan helikopter besama putrinya yang beru berusia 5 tahun .
"Ini benar-benar mengejutkan. Kami telah memanggil pemadam kebakaran yang mengatakan kepada kita untuk memindahkan perabotan ke lantai atas. Kami hanya memiliki waktu yang sangat sedikit, rumah tergenang banjir sangat cepat," jelas warga yang tak disebutkan identitasnya.
Mengetahui musibah banjir itu, Perdana Menteri Perancis Jean - Marc Ayrault pun dikabarkan akan melakukan perjalanan ke daerah yang terkena pada Senin pagi. (Tnt/Mut)
"Dua orang tewas pada hari Minggu 19 Januari, dan lebih dari 150 lainnya harus diterbangkan ke tempat yang aman setelah banjir melanda tenggara Prancis," kata pihak berwenang setempat seperti dilansir Liputan6.com dari Telegraph.co.uk, Senin (20/1/2014).
"Orang ketiga menghilang sementara keluar di perahu dan 4.000 rumah telah gelap gulita akibat setelah genangan di departemen Var," sambung pihak berwenang itu.
Pejabat setempat, Laurent Cayrel mengatakan, salah satu korban adalah pria berusia 73 tahun. Pria baya itu meninggal di ruang bawah tanah. Sementara seorang lainnya hanyut dalam mobil.
"Situasi ini sangat mengkhawatirkan, dan kondisinya belum bisa diperkirakan akan membaik malam ini (Minggu malam waktu setempat)," ujar Laurent sambil mebeberkan catatan curah hujan.
Musibah banjir ini tergolong tak biasa. Sebab Var yang terletak di hamparan pantai Mediterania --dikenal sebagai Riviera-- iklimnya cerah.
Tapi dengan perkiraan hujan semalaman, Laurent pun mendesak warga dan pihak terkait agar selalu waspada. "Delapan helikopter darurat akan dikerahkan sepanjang malam, dengan 500 petugas pemadam kebakaran serta 200 polisi yang bertugas," urai Laurent.
Pada Minggu malam, 155 orang telah diterbangkan dari daerah yang paling parah di Var. Setelahnya, upaya untuk mengevakuasi warga dengan perahu pun masih berlanjut.
Pihak berwenang juga sempat mengeluarkan peringatan banjir terpisah untuk Sungai Rhone, yang mengalir melalui tenggara Prancis. Sungai tersebut ditakutkan akan meluap.
Menurut penuturan warga, banjir itu cukup menerikan. Ia menyaksikan sendiri dari rumahnya ketika gelombang besar menyapu mobilnya. Lalu ia pun dievakuasi dengan helikopter besama putrinya yang beru berusia 5 tahun .
"Ini benar-benar mengejutkan. Kami telah memanggil pemadam kebakaran yang mengatakan kepada kita untuk memindahkan perabotan ke lantai atas. Kami hanya memiliki waktu yang sangat sedikit, rumah tergenang banjir sangat cepat," jelas warga yang tak disebutkan identitasnya.
Mengetahui musibah banjir itu, Perdana Menteri Perancis Jean - Marc Ayrault pun dikabarkan akan melakukan perjalanan ke daerah yang terkena pada Senin pagi. (Tnt/Mut)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/601347/original/banjir-prancis140120b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3422244/original/091053300_1617783755-079120000_1577866352-20200101-Ciliwung-Meluap_-Banjir-Rendam-Kawasan-Rawajati-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/42/original/030046100_1469523349-Tanti_Edit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261305/original/096719500_1781694640-000_B4XF3RA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8374721/original/069599100_1782252182-IMG-20260624-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261727/original/037682800_1781755838-063_2282102375.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361929/original/059220800_1782237469-000_B8324TW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262482/original/047548300_1781803743-Croatia_s_Ivan_Perisic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361794/original/064983200_1782237341-000_B8324T4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258737/original/031550300_1781406712-063_2281462946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8381244/original/081801500_1782260038-IMG-20260623-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5429927/original/018407700_1764648000-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-02T105923.268.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1999224/original/001682600_1521122778-Tanggul-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936759/original/084695800_1725472469-IMG_20240905_005417.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3011480/original/007074200_1578019581-pesingg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257697/original/005824500_1781252126-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3259821/original/094514600_1602033684-felix-mittermeier-L4-16dmZ-1c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7438136/original/047766900_1780214462-Ombak_Bali.jpeg)