Liputan6.com, New Delhi - Sebanyak 27 bayi ular ditemukan hidup di dalam tangki air sebuah rumah warga, memicu kehebohan sekaligus kekhawatiran mengenai potensi bahaya yang mengintai dari tempat-tempat yang jarang diperiksa di lingkungan rumah.
Dilansir dari Times of India, Sabtu (13/6/2026), penemuan itu terjadi saat penghuni rumah melakukan pemeriksaan rutin pada tangki air. Mereka dikejutkan oleh puluhan bayi ular yang baru menetas dan terlihat menggeliat di dalam tangki.
Menyadari potensi bahaya, pemilik rumah segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas terkait. Tim penyelamat kemudian melakukan evakuasi dan berhasil mengeluarkan seluruh bayi ular dalam keadaan hidup.
Advertisement
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi tangki air dan area lain yang berpotensi menjadi tempat persembunyian satwa liar, terutama ular.
Para ahli menjelaskan bahwa ular umumnya tidak sengaja mendekati manusia. Hewan tersebut biasanya tertarik ke lingkungan permukiman karena mencari sumber air, makanan, dan tempat berlindung yang aman.
Tangki air yang tidak tertutup rapat dapat menjadi lokasi ideal bagi ular untuk berkembang biak karena menawarkan kondisi yang lembap, sejuk, dan minim gangguan. Situasi tersebut semakin menarik bagi ular saat cuaca panas atau ketika habitat alaminya terganggu.
Selain tangki air, ular juga kerap ditemukan di area yang dipenuhi semak belukar, tumpukan kayu, dedaunan kering, gudang penyimpanan, hingga rumput yang tumbuh tinggi. Kehadiran tikus, katak, dan serangga di sekitar rumah juga dapat mengundang ular karena menjadi sumber makanan alami mereka.
Perubahan cuaca dan berkurangnya habitat alami akibat pembangunan disebut turut meningkatkan kemungkinan ular memasuki kawasan permukiman. Saat musim hujan, misalnya, ular sering mencari tempat yang lebih tinggi dan kering untuk berlindung.
Untuk mencegah kejadian serupa, warga disarankan memastikan tangki air selalu tertutup rapat, memperbaiki kebocoran pipa, memangkas rumput dan semak secara berkala, serta membersihkan tumpukan sampah atau kayu yang berpotensi menjadi sarang satwa liar.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak mencoba menangkap ular sendiri apabila menemukannya di rumah atau lingkungan sekitar. Langkah paling aman adalah menjaga jarak dan segera menghubungi petugas berwenang atau tim penyelamat satwa untuk melakukan evakuasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7261845/original/041809000_1780048281-Tugas__22_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432608/original/039355600_1764817183-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-04T072013.095.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436424/original/005073400_1765171715-Ilustrasi_ular_di_lumpur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760375/original/028771000_1709476441-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256970/original/080136900_1781179689-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258378/original/079654100_1781339119-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258251/original/083450400_1781330254-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8258159/original/045014900_1781323341-menlu-iran-bocorkan-poin-penting-kesepakatan-dengan-amerika-5d1549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258132/original/082029300_1781320965-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258031/original/036881200_1781289667-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2831360/original/050618900_1560852925-puppy-1903313_1920.jpg)