Staf AS Buang Seluruh Barang dari China Usai Kunjungan Trump ke Beijing

Apa alasan staf AS membuang semua barang dan materi pemberian dari China?

Diterbitkan 17 Mei 2026, 10:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Staf pemerintah Amerika Serikat dilaporkan membuang seluruh materi yang dibagikan pihak China selama kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing sebelum rombongan bertolak menggunakan Air Force One pada Jumat (15/5/2026).

Menurut laporan kumpulan pers Gedung Putih, staf AS mengambil berbagai barang yang diberikan pejabat China, mulai dari kredensial pers, telepon khusus milik staf Gedung Putih, hingga pin delegasi, lalu membuangnya ke tempat sampah di bawah tangga pesawat sebelum para wartawan naik ke Air Force One.

Meski pertemuan Trump dengan Presiden China Xi Jinping berlangsung hangat di depan publik, ketegangan disebut terjadi di balik layar antara aparat keamanan dan tim pers kedua negara selama pelaksanaan kunjungan, dikutip dari The Hill, Minggu (17/5).

Salah satu insiden terjadi ketika agen United States Secret Service yang mendampingi rombongan pers AS dicegah memasuki Temple of Heaven karena membawa senjata api, yang merupakan bagian dari prosedur keamanan standar pengawalan presiden AS.

Laporan pers Gedung Putih menyebut akses menuju lokasi acara sempat tertunda hampir satu setengah jam akibat “diskusi intens” antara pejabat AS dan China terkait penolakan terhadap agen Secret Service bersenjata.

Ketegangan juga terjadi menjelang keberangkatan Trump dari Beijing. Pejabat China disebut sempat menghalangi rombongan pers AS untuk bergabung dengan iring-iringan kendaraan presiden sebelum akhirnya staf pendamping dari pihak Amerika membuka jalan melewati pemeriksaan keamanan.

Insiden serupa sebelumnya juga pernah terjadi saat kunjungan mantan Presiden AS Barack Obama ke Hangzhou untuk menghadiri KTT G20 pada 2016.

Saat itu, menurut laporan The New York Times, staf AS dan China terlibat adu argumen terkait jumlah pejabat Amerika yang diizinkan mendampingi Obama memasuki gedung pertemuan dengan Xi Jinping setelah tiba di lokasi.