Ancaman Bom di Rumah Kakak Paus Leo XIV Ternyata Palsu

Ancaman bom di rumah kakak dari Paus Leo XIV dinyatakan palsu oleh Departemen Kepolisian New Lenox.

Diterbitkan 17 April 2026, 15:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Ancaman bom dilaporkan terjadi di rumah kerabat Pope Leo XIV pada Rabu (15/4/2026) malam di negara bagian Illinois, Amerika Serikat. Pihak kepolisian setempat memastikan bahwa ancaman tersebut tidak terbukti setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh.

Departemen Kepolisian New Lenox menyatakan telah menerima laporan ancaman dan segera melakukan evakuasi warga di sekitar lokasi. Aparat juga mengerahkan anjing pelacak bom untuk menyisir area tersebut, dikutip dari laman The Hill, Jumat (17/4).

“Setelah pencarian menyeluruh, ancaman tersebut dinyatakan tidak berdasar,” demikian pernyataan resmi kepolisian.

Tidak ada korban luka dalam insiden ini, dan warga yang sempat dievakuasi telah diizinkan kembali ke rumah masing-masing. Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas laporan palsu tersebut.

“Membuat laporan palsu seperti ini merupakan pelanggaran serius dan dapat berujung pada tuntutan pidana,” lanjut pernyataan tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan terhadap keluarga Paus Leo XIV. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menyinggung kerabat Paus, Louis Prevost, dalam unggahan di media sosial Truth Social.

Dalam pernyataannya, Trump mengkritik pandangan Paus Leo XIV terkait konflik antara AS dan Iran, khususnya soal seruan perdamaian dan isu kepemilikan senjata nuklir oleh Iran.

Peristiwa ancaman bom ini menambah ketegangan di tengah situasi politik dan keamanan yang sensitif, meskipun aparat memastikan tidak ada bahaya nyata bagi masyarakat.