Jamur Super Trichophyton Menyebar di Inggris, Ahli: Sebabkan Luka pada Kulit

Kasus infeksi jamur tertinggi dialami oleh Inggris hingga AS dan masih banyak lagi, lantas apa penyebab dari persebarannya?

Diterbitkan 02 Desember 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, London - Luka kulit parah yang menyerang area selangkangan dan bokong kini menyebar di Inggris, lantaran jenis jamur Trichophyton indotineae sulit disembuhkan dan kebal terhadap obat, hingga kasus ini melonjak hampir 500 persen dalam tiga tahun terakhir.

Infeksi yang disebabkan oleh jamur ini mudah berpindah melalui kontak kulit dengan orang yang terinfeksi, bahkan dapat menyebar melalui sentuhan permukaan yang terkontaminasi, barang-barang rumah tangga, hingga kontak seksual, dikutip dari laman The Mirror, Selasa (2/12/2025).

Salah satu hal yang paling ditakutkan dari infeksinya kebal terhadap pengobatan antijamur, di mana pasien atau orang yang terinfeksi harus menahan ruam dan rasa tidak nyaman selama berminggu-minggu.

Gejala awal dari infeksi jamur biasanya muncul sebagai lesi hingga seperti bintik kecil-kecil yang melingkar di selangkangan atau bokong sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Jamur ini juga bisa menyebabkan kurap yang parah.

Jamur Pemicu Masalah Kulit

Jamur Trichophyton indotineae sebelumnya jarang ditemukan. Namun, sebagian besar kasus ini banyak ditemukan di kawasan Asia Selatan yang kini dianggap menjadi epidemik sejak pertama kali dilaporkan sekitar tahun 2014.

Padahal Inggris sebelumnya berada di persebaran kasus dengan tingkat hampir tidak ada, tetapi penyebarannya yang mudah membuat peningkatan ini menjadi skala internasional.

Pakar jamur di Imperial College London, Prof. Darius Armstrong-James, mengatakan kepada media berita The Sun jika rumah sakit menjadi penuh dengan infeksi yang masih belum ditemukan obat antijamur.

Kasus Penyakit Kulit Meningkat

Meskipun sebanyak 74 persen kasus penyakit jamur tidak dimiliki dalam riwayat pasien, penularannya ini berarti datang dari tingkat lokal atau aktivitas sehari-hari.

Infeksi jamur bukan hanya di Inggris, penyebarannya semakin meluas dan kasus pertama dikonfirmasi di Amerika Serikat yaitu New York pada awal 2023, lalu disusul dengan Prancis dan Jerman yang menghadapi kasus infeksi sejak 2021.

Kasus infeksi jamur pun masih sulit diatasi dalam penyembuhan yang cepat dengan membuat salep antijamur atau perawatan, sehingga cara menghindarinya yaitu menjaga kebersihan dan tidak melakukan kontak langsung dengan kulit orang asing atau saat terjadinya jamur mulai tersebar.