Liputan6.com, Beijing - Tembok besar China yang mencapai lebih dari 21.000 kilometer dan membentang melewati 15 provinsi, 97 prefektur, dan 404 kabupaten ini bukan hanya sebagai tembok pertahanan.
Struktur megahnya menjadi ikon budaya dan destinasi wisata untuk melihat kekayaan sejarah Tiongkok, yang terbuka untuk umum pada 10 November 1970.
Tembok Besar dibangun lebih dari 2.500 tahun lalu, bermula pada masa periode musim semi dan gugur (770-476 Sebelum Masehi). Bagian yang masih dilihat saat ini dibangun pada masa Dinasti Ming (abad ke-14 hingga abad ke-17), dilansir dari CNN, Senin (10/11/2025).
Advertisement
Meski pembangunannya perlahan terlupakan dan terbengkalai akibat perubahan waktu, bangunan ini akan tetap abadi sebagai saksi perjalanan peradaban Tiongkok.
Perjalanan Bersama
Sebuah pertemanan yang terdiri dari Dong Yao-hui, Wu De-yu, dan Zhang Yuan-hua berjuang melestarikan tembok tersebut setelah dibangun pada masa Dinasti Ming sekitar 600 tahun lalu.
Alasan sederhana yang mendorong mereka bukan dikarenakan penghargaan dalam membangun warisan budaya, melainkan rasa ingin tahu yang mendalam terhadap sejarahnya sendiri.
Mereka mencoba memahami, menelusuri, dan mendokumentasikan kondisi bentangan tembok yang terbengkalai untuk meningkatkan kesadaran publik.
Awalnya mereka membayangkan akan menempuh perjalanan yang memakan waktu tiga tahun, tetapi semangatnya membawa mereka hanya dalam 508 hari, di mana meninggalkan jejak langkah yang dikenang.
Bagi Dong Yao-hui (25) yang bekerja sebagai teknisi kabel Qinhuangdao, ketertarikannya bermula karena pekerjaannya sehari-hari yang memanjat menara listrik dan berdiri di dekat Tembok Besar, sehingga membuatnya penasaran terhadap bentangan megah di pandangannya.
"Siapa yang membangunnya? Kapan dibangun, mengapa dibangun," ucapnya dengan pertanyaan-pertanyaan, di mana tidak ada yang bisa menjawabnya.
Langkah demi langkah di sepanjang ribuan kilometer tembok, mereka menyadari bahwa pentingnya pelestarian warisan budaya dengan membayangkan jika tembok yang telah diselesaikan ini dapat kembali rusak oleh masyarakat yang tidak peduli.
Semangat dan perjalanan mereka pun ingin meningkatkan kesadaran terhadap masyarakat untuk berpatisipasi dalam menjaga identitas negara.
Â
Cinta Tanah Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3924624/original/010187200_1644023349-000_9Y43VD__1_.jpg)
Setelah dua tahun berlalu, mereka berhasil menerbitkan buku berjudul "Ekspedisi Tembok Besar Dinasti Ming," yang berharap dapat menginspirasi pembaca untuk mencintai dan melestarikan peninggalan sejarah Tiongkok.
Berbulan-bulan meningkatkan pemahaman terhadap bangunan bersejarah, Dong semakin kagum dan cinta terhadap tanah airnya, mengingat perjalanan sejarah terukir dari Tembok Besar China tersebut.
"Awalnya kami punya rencana lain untuk menyusuri pantai Tiongkok sepanjang 18.000 kilometer. Namun, hubungan kami dengan Tembok Besar terlalu kuat untuk merawatnya," ujarnya.
"Semakin jauh saya melangkah, semakin terasa tanggung jawab kami kepada masyarakat, yang bukan hanya memuaskan diri sendiri," lanjutnya lagi.
Tentunya, tekad mereka menghadapi kesulitan dalam mewujudkan pelestarian sejarah. Pemerintah yang berkuasa seharusnya menganggap pelestarian warisan budaya ini dengan serius, tetapi justru menutup mata dan melakukan pembangunan lain yang dapat memberikan keuntungan.
Perjuangan untuk melestarikan Tembok Besar akhirnya dimulai pada tahun 1987, tiga tahun setelah ekspedisi ketiga laki-laki ini, bersamaan dengan UNESCO menetapkannya sebagai Situs Warisan Dunia. Demi menjaga warisan budaya dari tangan-tangan nakal, Dewan Negara juga mengeluarkan Peraturan tentang Perlindungan Tembok Besar pada 2006.
Â
Advertisement
Pelestarian Sebagai Wisata Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4820403/original/009124500_1714707157-close-up-happy-friends-laughing.jpg)
Pada masa modern saat ini, Tembok Besar China menjadi populer di Badaling yang memberikan batas pengunjung harian sebanyak 65.000 orang untuk mengurangi kerusakan.
Langkah lainnya didukung menggunakan aturan di kaki Badaling yang membongkar pasar wisata dan digantikan dengan alun-alun budaya bertema Tembok Besar pada 2022.
Penjagaan tembok dilakukan oleh 463 penduduk desa sekitar agar struktur bangunan tetap utuh dan aman dari vandalisme. Bahkan, destinasi global yang membawa warisan budaya ini justru mampu mendukung perekonomian masyarakat lokal.
Namun, Dong tetap menekankan pentingnya mengembangkan ekonomi lokal masyarakat, meskipun mereka telah menikmati manfaat pelestarian Tembok Besar China sebagai jalan keluar dari kemiskinan. Sehingga mereka harus melindunginya karena hasil yang diperoleh berasal dari budaya yang dijaga dan dirawat.
Dengan begitu, momen ini bukan hanya keuntungan bagi masyarakat sekitar yang merasakan manfaat dari menjaga Tembok Besat China, tetapi pelestariannya semakin luas dari peresmiannya untuk publik yang mengundang pengunjung dari berbagai negara.
Hal ini juga dimulai dari perjalanan dan pengorbanan pertemanan yang menunjukkan keberanian dan kesadaran terhadap warisan sejarah agar selalu dapat menjadi saksi setiap perkembangan generasi yang berubah.
Â
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303881/original/059826700_1784697557-cek_fakta_penipuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390489/original/006123400_1761278823-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__96_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303719/original/037691400_1784689210-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-22T095811.672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3283068/original/073349500_1604124250-CjkinzN007025_20201031_CBPFN0A001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303545/original/017837700_1784642438-WhatsApp_Image_2026-07-21_at_20.50.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302512/original/008545700_1784563569-convert-to-hd-1-1500x851.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303556/original/063119800_1784643507-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1252089/original/088326700_1464843548-o-ONLINE-DATING-PROFILE-facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8680706/original/018310600_1782729528-Samsung_Galaxy_S26_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4975484/original/018064100_1729564901-obligasi-adalah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6484358/original/030209800_1779343577-1000324698.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302865/original/055311200_1784610275-2983aa40-f9da-40e3-9012-986a71557399.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302129/original/079077000_1784534747-Untitled.jpg)