Liputan6.com, Tokyo - Parlemen Jepang memilih politikus ultrakonservatif Sanae Takaichi sebagai perdana menteri perempuan pertama di negara itu pada hari Selasa (21/10/2025), sehari setelah partainya yang tengah terpuruk mencapai kesepakatan koalisi dengan mitra baru yang diperkirakan akan menarik blok pemerintahannya lebih jauh ke arah kanan.
Takaichi menggantikan Shigeru Ishiba, mengakhiri kekosongan politik dan perebutan kekuasaan selama tiga bulan sejak kekalahan telak Partai Demokrat Liberal (LDP) dalam pemilu bulan Juli.
Ishiba, yang hanya menjabat selama satu tahun sebagai perdana menteri, mengundurkan diri bersama kabinetnya pada hari yang sama di pagi hari, membuka jalan bagi penggantinya.
Advertisement
Aliansi mendadak LDP dengan Partai Inovasi Jepang (Japan Innovation Party/JIP) berbasis di Osaka atau Ishin no Kai, memastikan posisi Takaichi sebagai perdana menteri karena pihak oposisi tidak bersatu. Namun, aliansi Takaichi yang belum teruji ini masih kekurangan suara mayoritas di kedua majelis parlemen dan perlu merangkul kelompok oposisi lain untuk meloloskan undang-undang apa pun — sebuah risiko yang bisa membuat pemerintahannya tidak stabil dan berumur pendek.
"Stabilitas politik sangat penting saat ini," kata Takaichi pada upacara penandatanganan kesepakatan dengan pemimpin JIP sekaligus Gubernur Osaka Hirofumi Yoshimura pada hari Senin (20/10), seperti dilansir Associated Press. "Tanpa stabilitas, kami tidak bisa mendorong kebijakan untuk memperkuat ekonomi atau diplomasi."
Kedua partai menandatangani perjanjian koalisi yang menekankan pandangan Takaichi yang keras dan nasionalistik. Kesepakatan di menit-menit terakhir itu muncul setelah LDP kehilangan mitra lamanya, Komeito, partai berhaluan Buddhis yang memiliki sikap lebih moderat dan sentris. Perpecahan tersebut mengancam terjadinya perubahan kekuasaan bagi LDP, yang telah memerintah Jepang hampir tanpa henti selama beberapa dekade.
Pada hari yang sama, Takaichi, akan mengumumkan kabinet yang diperkirakan akan mencakup sejumlah sekutu dari Taro Aso — kingmaker paling berpengaruh di LDP — serta beberapa figur lain yang mendukungnya dalam pemilihan kepemimpinan partai.
"JIP tidak akan memegang jabatan menteri dalam kabinet Takaichi sampai partai tersebut yakin dengan kemitraannya bersama LDP," ujar Yoshimura.
Berkejaran dengan Waktu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370909/original/006444000_1759589364-Untitled.jpg)
Takaichi berpacu dengan waktu — ia harus menyampaikan pidato kebijakan utama akhir pekan ini, mengadakan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta menghadiri berbagai pertemuan puncak regional. Ia juga perlu segera menangani kenaikan harga dan menyusun langkah-langkah untuk mendorong ekonomi sebelum akhir Desember guna meredakan kekecewaan publik.
Meskipun menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai perdana menteri Jepang, Takaichi tidak terburu-buru untuk memajukan kesetaraan gender atau keberagaman.
Takaichi termasuk di antara para politikus Jepang yang selama ini menahan penerapan kebijakan kemajuan perempuan. Ia mendukung sistem suksesi kekaisaran yang hanya memperbolehkan pewaris laki-laki dan menentang pernikahan sesama jenis serta penggunaan nama keluarga terpisah bagi pasangan suami istri.
Sebagai murid politik dari mantan Perdana Menteri Shinzo Abe yang tewas dibunuh, Takaichi diperkirakan akan meniru kebijakan Abe, termasuk memperkuat militer dan ekonomi, serta mendorong revisi konstitusi pasifis Jepang. Namun, dengan cengkeraman kekuasaan yang mungkin lemah, belum diketahui sejauh mana Takaichi mampu mewujudkan hal-hal tersebut.
Ketika Komeito keluar dari koalisi pemerintahan, partai itu menuding LDP bersikap longgar terhadap skandal dana gelap — praktik penyembunyian dana politik dari penggalangan dana partai — yang menyebabkan kekalahan mereka berturut-turut dalam pemilu. Partai berhaluan moderat itu juga mengungkapkan kekhawatiran atas pandangan revisionis Takaichi terhadap masa lalu perang Jepang, serta kebiasaannya berdoa di Kuil Yasukuni — tindakan yang kerap memicu protes dari Beijing dan Seoul karena dianggap menunjukkan kurangnya penyesalan atas agresi Jepang di masa lalu — juga pernyataannya yang belakangan bernada xenofobik.
Takaichi telah berupaya meredam retorikanya yang keras. Pada hari Jumat, ia memilih untuk hanya mengirimkan persembahan keagamaan ke Kuil Yasukuni, alih-alih berkunjung langsung ke sana.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535776/original/009019900_1469705798-share.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386850/original/039412700_1761025059-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411723/original/069752100_1479709693-Jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257126/original/025840700_1781221894-AP26162777114808.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5429246/original/032997300_1764578532-Mazda_CX-5-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513056/original/032314400_1782436532-jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8474355/original/046084700_1782384061-BhDNYw7rvpJoamxfP3aqnk8OmNTcFsWo5w0vQORV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8518933/original/007493300_1782445584-000_B4U43WF.jpg)