Liputan6.com, Bangui - Spesies katak Afrika menjadi sorotan luas di Dunia Sains karena kemampuannya yang sangat unik. Hewan ini bisa mematahkan tulang jarinya sendiri untuk menciptakan cakar tajam yang menembus kulitnya, mirip seperti karakter Marvel, Wolverine.
Katak yang dikenal dengan nama ilmiah Trichobatrachus robustus atau biasa disebut Hairy Frog (katak berbulu), adalah salah satu makhluk paling aneh di dunia, dilansir dari Oddity Central, Kamis (16/10/2025).
Katak jantan memiliki benang-benang kulit tipis menyerupai rambut di sisi tubuh dan kaki belakangnya.
Advertisement
Para ilmuwan percaya, "rambut" ini membantu mereka menyerap lebih banyak oksigen saat menjaga telur di air.
Namun, hal paling unik dari katak ini bukanlah bulunya, melainkan mekanisme pertahanan diri ekstrem yang memungkinkan mereka mematahkan tulang jari dan mengubahnya menjadi cakar tajam yang menembus kulit sendiri.
Fenomena Langka
Fenomena ini pertama kali diamati pada awal 1900-an ketika para ilmuwan menemukan bahwa katak berbulu memiliki cakar, sesuatu yang sangat jarang ditemukan pada amfibi.
Baru pada awal 2000-an, peneliti menyadari bahwa cakar tersebut bukan terbuat dari keratin seperti pada hewan lain, melainkan dari tulang yang berubah bentuk.
Para pemburu di Kamerun rupanya sudah lama tahu soal kemampuan ini. Mereka menggunakan tombak atau parang agar tidak terluka saat mencoba menangkap katak tersebut.
Kemampuang Melindungi DIri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381365/original/091225600_1613716547-pond-96138_1920.jpg)
Sebuah laporan ilmiah tahun 2008 mencatat bahwa cakar katak ini bisa menyebabkan luka sayatan dalam dan berdarah hingga terlihat tulang pada pemangsa atau manusia yang berusaha menangkapnya.
Mekanisme yang membuat katak ini bisa "mengaktifkan" cakarnya dianggap unik di dunia hewan. Para ilmuwan menemukan bahwa setiap cakar tulang menempel pada simpul jaringan di ujung jari dengan serat kolagen yang kuat.
Saat diserang, katak ini dapat memutus sambungan simpul tersebut, memaksa tulang menembus kulit, lalu menggaruk lawannya dengan keras hingga menyebabkan luka dalam.
Meskipun belum ditemukan mekanisme yang jelas untuk menarik kembali cakar tersebut, para ilmuwan menduga bahwa cakar akan kembali secara pasif setelah jaringan yang rusak pulih.
Kemampuan regenerasi alami amfibi inilah yang memungkinkan sistem pertahanan ekstrem ini terjadi tanpa menimbulkan bahaya serius bagi kataknya.
Katak Trichobatrachus robustus hidup di negara-negara Afrika Tengah seperti Kamerun, Kongo, Nigeria, Gabon, Angola, dan Guinea Khatulistiwa, terutama di daerah sungai berarus deras di hutan maupun lahan pertanian.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884974/original/049169400_1759077558-1000617200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5079778/original/032026200_1736153192-1735888533016_ciri-ciri-katak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000272/original/015458200_1576718827-steps-1081909_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6279211/original/086063400_1779154087-Gemini_Generated_Image_2frjdw2frjdw2frj.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448906/original/081511500_1766042121-model_gelang3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5442208/original/091692300_1765531218-Tren_Gelang_Emas_Bangle_Tipis_2026_untuk_Ibu_Usia_50_Tahun_Model_Aksen_Mutiara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4663615/original/080916600_1700985154-IMG_1082.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3972015/original/084408700_1648004918-AP22081349501221.jpg)