Drone Rusia Langgar Wilayah Udara Rumania, Insiden Kedua di Negara NATO

Bagaimana pelanggaran oleh drone Rusia di wilayah Rumania ini terungkap? Berikut selengkapnya.

Diterbitkan 15 September 2025, 10:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bucharest - Rumania mengatakan sebuah drone Rusia telah melanggar wilayah udaranya — menjadikannya negara NATO kedua yang melaporkan pelanggaran semacam itu.

"Jet tempur Rumania berada di udara memantau serangan Rusia di Ukraina pada hari Sabtu (13/9/2025) dan berhasil melacak drone itu di dekat perbatasan selatan Ukraina," kata Kementerian Pertahanan Rumania seperti dilansir BBC.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pelanggaran itu tidak mungkin sebuah kesalahan — melainkan sebuah perluasan perang yang jelas oleh Rusia. Moskow belum memberikan komentar atas klaim Rumania tersebut.

Pada hari Rabu (10/9), Polandia mengatakan telah menembak jatuh sedikitnya tiga drone Rusia yang memasuki wilayah udaranya.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan pihaknya mendeteksi drone Rusia ketika dua jet F-16 sedang memantau perbatasan negara itu dengan Ukraina, menyusul serangan udara Rusia terhadap infrastruktur Ukraina di Sungai Danube.

Drone tersebut terdeteksi 20 km di barat daya Desa Chilia Veche, sebelum kemudian hilang dari radar.

Namun, Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan drone itu tidak terbang di atas wilayah berpenduduk atau menimbulkan bahaya langsung.

Respons Uni Eropa

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menyebut insiden ini sebagai pelanggaran yang tidak dapat diterima lagi terhadap kedaulatan negara anggota Uni Eropa.

Polandia juga menanggapi kekhawatiran atas drone Rusia pada hari Sabtu.

"Operasi pencegahan penerbangan — Polandia dan sekutu — telah dimulai di wilayah udara kami," kata Perdana Menteri Polandia Donald Tusk dalam sebuah unggahan di X. "Sistem pertahanan udara darat telah mencapai tingkat kesiapan tertinggi."

Awal pekan ini, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan tidak ada rencana untuk menargetkan fasilitas di wilayah Polandia.

Belarus, sekutu dekat Rusia, mengatakan drone-drone yang memasuki wilayah udara Polandia pada hari Rabu merupakan kecelakaan, setelah sistem navigasinya terganggu.

Dukungan dari Anggota NATO Lainnya

Pada hari Minggu, Republik Ceko mengumumkan telah mengirim unit helikopter operasi khusus ke Polandia. Unit itu terdiri dari tiga helikopter Mi-171S, masing-masing mampu mengangkut hingga 24 personel dan dilengkapi peralatan tempur penuh.

"Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pelanggaran Rusia di sisi timur NATO," kata Menteri Pertahanan Ceko Jana Cernochova.

Menanggapi pelanggaran drone terbaru, Presiden Zelenskyy mengatakan militer Rusia tahu persis ke mana drone mereka diarahkan dan berapa lama mereka bisa beroperasi di udara.

Dia secara konsisten meminta negara-negara Barat untuk memperketat sanksi terhadap Moskow.

Presiden AS Donald Trump juga menanggapi pelanggaran wilayah udara itu awal pekan ini, dengan mengatakan dia siap menjatuhkan sanksi lebih keras terhadap Rusia, namun itu hanya terjadi jika negara-negara NATO memenuhi syarat tertentu, seperti menghentikan pembelian minyak Rusia.

Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022 dan sejauh ini hanya membuat kemajuan lambat di medan tempur.

Trump telah memimpin upaya untuk mengakhiri perang, namun Rusia disebut justru meningkatkan serangan ke Ukraina sejak Presiden Vladimir Putin kembali dari pertemuan puncak dengan Trump di Alaska bulan lalu.