Pria Asal Kroasia Pecahkan Rekor Dunia, Tahan Napas di Bawah Air Selama Setengah Jam

Bagaimana teknik khusus yang dilakukan pria ini untuk memecahkan rekor dunia menahan napas terlama di bawah air?

Diterbitkan 13 September 2025, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Zagreb - Seorang Freediver (penyelam bebas) asal Kroasia bikin heboh dunia setelah berhasil menahan napas di bawah air hampir setengah jam. Aksinya yang mencetak rekor dunia ini langsung jadi sorotan karena melampaui batas kemampuan manusia pada umumnya.

Vitomir Maricic, seorang freediver asal Kroasia, berhasil menahan napas selama 29 menit 3 detik di dasar kolam sedalam 3 meter. Prestasi ini memecahkan rekor dunia sebelumnya dengan selisih lima menit lebih cepat, dilansir dari Oddity Central, Sabtu (13/9/2025).

Kebanyakan orang hanya bisa menahan napas beberapa detik hingga dua menit. Namun, dengan latihan khusus, sebagian orang mampu melakukannya jauh lebih lama hingga terlihat seperti manusia super. Mereka dikenal sebagai freediver.

Dengan latihan fisik dan mental yang intens, mulai dari pernapasan diafragma, olahraga kardiovaskular, hingga meditasi, para freediver bisa melakukan hal-hal ekstrem yang dianggap mustahil oleh orang kebanyakan.

 

Mental yang Kuat

Vitomir Maricic, yang berpengalaman dalam dunia freediving, kini mencetak rekor dunia baru untuk tahan napas dengan bantuan oksigen terlama dengan durasi 29 menit 3 detik, melampaui rekor sebelumnya sekitar lima menit.

"Secara fisik makin lama makin berat, terutama di diafragma karena kontraksi, tapi secara mental saya tahu tidak akan menyerah," ujar Maricic setelah pencapaiannya. "Setelah menit ke-20, semuanya jadi lebih mudah, setidaknya secara mental."

Saat kita menahan napas, kadar oksigen dalam darah menurun sementara karbon dioksida meningkat. Jika kadar karbon dioksida mencapai batas tertentu, tubuh mulai berkontraksi secara tidak sadar pada diafragma, otot utama pernapasan.

Refleks ini memicu tubuh untuk bernapas lagi. Jika titik "physiological break-point" tercapai, kontraksi diafragma bisa memaksa tubuh mengambil napas, yang tentu berbahaya bila masih di dalam air. Untungnya, freediver terlatih untuk melawan refleks tersebut hingga detik terakhir.

Selain pernapasan diafragma dan olahraga kardiovaskular, kebanyakan freediver juga mengandalkan meditasi untuk menjaga disiplin mental.

Persiapan Diri

Mereka perlu mengendalikan rasa takut dan cemas, tetap tenang dalam kondisi ekstrem, sekaligus mengurangi aktivitas fisik agar konsumsi oksigen semakin sedikit.

Dalam kondisi normal, Maricic bisa menahan napas di bawah air selama 8 hingga 10 menit. Namun untuk memperpanjang durasi, ia terlebih dahulu menghirup oksigen murni sekitar 10 menit sebelum menyelam.

Cara ini membuat kadar oksigen dalam darahnya lima kali lipat lebih tinggi dari biasanya, sehingga mampu bertahan lebih lama. Meski begitu, menghirup oksigen murni juga berisiko karena bisa menyebabkan keracunan oksigen yang berakibat fatal.

Pada 14 Juni lalu, Maricic mencatat waktu 29 menit 3 detik, memecahkan rekor dunia tahan napas dengan bantuan oksigen selama sekitar lima menit lebih cepat. Rekor sebelumnya dipegang oleh freediver Kroasia lainnya, Budimir Šobat, pada 2021.