Liputan6.com, Beijing - Seorang anak di Shanghai, China, terpaksa belum bisa mendapat akta kelahiran dan jadwal vaksinasi meski sudah berusia lebih dari setahun. Alasannya, kedua orangtuanya tidak pernah sepakat soal nama sang anak.
Pengadilan Rakyat Pudong New Area di Shanghai baru-baru ini menangani gugatan cerai pasangan yang menikah pada 2023 dan dikaruniai bayi laki-laki sehat setahun kemudian. Sejak itu, rumah tangga mereka retak gara-gara masalah nama, dilansir dari Oddity Central, Sabtu (13/9/2025).
Keduanya sama-sama bersikeras memakai nama pilihannya. Mereka juga saling menuntut dokumen asli dan surat kuasa, tetapi tidak ada yang mau mengalah.
Advertisement
Bukti di persidangan memperlihatkan bahwa keduanya bahkan datang ke rumah sakit secara terpisah untuk mencoba mendaftarkan nama pilihannya. Namun, upaya itu ditolak karena tidak sesuai aturan.
"Hingga sekarang, anak ini sudah lebih dari satu tahun, tapi belum punya akta kelahiran. Ia tidak bisa didaftarkan ke dalam kartu keluarga, bahkan vaksinasi pun sulit dilakukan," ujar hakim yang memimpin sidang.
Pengadilan menekankan bahwa akta kelahiran adalah dasar penting bagi bayi baru lahir untuk mendapatkan identitas hukum.
Jika orangtua menunda pengurusan karena konflik pribadi, hal itu dianggap melanggar hak anak. Keduanya pun harus bertanggung jawab.
Â
Himbauan dari Pengadilan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4795867/original/065142800_1712326961-pexels-katrin-bolovtsova-6077447.jpg)
Majelis hakim juga mengingatkan agar orangtua tidak menjadikan anak sebagai alat tawar dalam konflik emosional, apalagi mengabaikan kewajiban sebagai wali.
Demi melindungi hak anak, pengadilan menerbitkan "Pemberitahuan Perhatian bagi Anak di Bawah Umur." Isinya mewajibkan kedua orangtua bekerja sama mengurus akta kelahiran dalam batas waktu tertentu. Namun, keduanya kembali berselisih soal siapa yang berhak menyimpan dokumen asli.
Setelah mediasi berulang kali gagal, diputuskan bahwa dokumen asli akta kelahiran sementara ditahan oleh pengadilan, sebelum akhirnya diserahkan kepada sang ibu agar bisa mengurus administrasi wajib kependudukan.
Kasus perceraian unik ini pun viral di media sosial China. Banyak warganet heran bagaimana masalah sepele bisa menghancurkan pernikahan.
"Pasangan seperti ini sebaiknya tidak punya anak," tulis seorang warganet.
"Mereka hanya buang-buang waktu. Nama bisa diganti, tapi mereka malah menghambat anak sendiri. Mereka bukan orangtua yang bertanggung jawab," tulis warganet lain.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884974/original/049169400_1759077558-1000617200.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4564958/original/074022100_1693969323-Ilustrasi_perceraian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327170/original/046346200_1782196768-AP26174048235003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322381/original/046006400_1782191324-063_2282870144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258680/original/053706900_1781401116-Folarin_Balogun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3314597/original/073889600_1606993116-20201203-Kementan-Targetkan-8_2-Juta-Hektare-Sawah-untuk-20-Juta-Ton-Beras-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185496/original/033002400_1744432974-potret_terbari_zhao_luzi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260706/original/009138000_1781626670-20260616_231025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2994350/original/096514900_1576138392-car-1149997_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260318/original/061220300_1781586184-20260616_120010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6396526/original/098204900_1779271349-20150623153111-mengintip-sekolah-anjing-di-china-010-nfi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259125/original/067528600_1781465647-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258842/original/067726400_1781416947-shutter-speed-BQ9usyzHx_w-unsplash.jpg)