Pria di Australia Tewas Usai Diserang Hiu Saat Berselancar

Seperti apa kondisi korban saat ditemukan?

Diterbitkan 07 September 2025, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Canberra - Seorang pria di Australia dikabarkan tewas setelah diduga diserang hiu besar saat berselancar di Pantai Long Reef, Sydney. Polisi New South Wales menyebut korban sempat ditarik ke tepi pantai pada Sabtu (16/8) pagi, namun nyawanya tidak tertolong.

Petugas juga menemukan dua bagian papan selancar yang langsung dibawa untuk diperiksa oleh pakar. Insiden ini memicu penutupan sejumlah pantai di kawasan populer Northern Beaches, dilansir dari BBC, Minggu (7/9/2025). 

Serangan Hiu

Polisi menjelaskan, panggilan darurat pertama diterima sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Korban, yang disebut sebagai peselancar berpengalaman, tengah bermain ombak bersama teman-temannya.

Ia baru sekitar 30 menit berada di air ketika tiba-tiba diserang hiu sekitar 100 meter dari garis pantai. Polisi menambahkan korban kehilangan "sejumlah anggota tubuh" akibat gigitan tersebut.

Rod McGibbon, petugas jaga dari Surf Life Saving, mengatakan korban berhasil dibawa ke tepi oleh sesama peselancar.

"Pantai kemungkinan akan tetap ditutup antara 24 hingga 72 jam," ujarnya.

Identitas korban belum diumumkan ke publik. Sementara itu, polisi bersama tim ahli tengah menyelidiki spesies hiu yang terlibat dalam serangan tersebut.

Kasus Langka

Serangan hiu mematikan di Sydney tergolong jarang. Terakhir kali terjadi pada 2022, ketika Simon Nellist, instruktur selam asal Inggris, diserang hiu putih besar. Sebelum itu, tidak ada serangan fatal sejak 1963.

Australia rata-rata mencatat sekitar 20 serangan hiu setiap tahun, sebagian besar di New South Wales dan Australia Barat. Namun, kasus meninggal dunia akibat gigitan hiu sangat jarang. Berdasarkan catatan lebih dari satu abad, tingkat kematiannya hanya 0,9 per tahun.