Liputan6.com, Jakarta - Tiga dekade lebih telah berlalu, namun luka mendalam dari genosida Suku Tutsi di Rwanda masih membekas kuat dalam ingatan dunia.
Untuk mengenang tragedi kemanusiaan tersebut, Kedutaan Besar Rwanda di Indonesia menggelar peringatan 31 tahun genosida yang menewaskan lebih dari satu juta warga Tutsi. Acara ini berlangsung pada Jumat (11/4/2025) malam di Jakarta.
Genosida yang terjadi antara 7 April hingga 19 Juli 1994 itu merupakan salah satu episode tergelap dalam sejarah modern. Pembantaian sistematis tersebut menargetkan kelompok etnis Tutsi dan Hutu moderat, dipicu oleh dinamika politik dan etnis yang sudah lama membara di Rwanda.
Advertisement
Awal mula tragedi bermula pada tahun 1990, ketika Front Patriotik Rwanda (FPR)—kelompok pemberontak yang mayoritas terdiri dari pengungsi Tutsi—meluncurkan serangan ke wilayah utara Rwanda dari Uganda. Serangan tersebut menyulut Perang Saudara Rwanda.
Dalam upaya menghentikan konflik berdarah, Presiden Juvénal Habyarimana yang berasal dari kelompok Hutu menandatangani Perjanjian Arusha dengan FPR pada 4 Agustus 1993. Namun harapan damai itu sirna ketika Habyarimana tewas dalam serangan terhadap pesawatnya pada 6 April 1994. Peristiwa ini menjadi titik balik yang memicu kekacauan nasional dan mendorong terjadinya genosida dalam skala besar.
Sehari setelah kematian presiden, kelompok militer, polisi, dan milisi Hutu mulai membantai para pemimpin politik serta warga sipil suku Tutsi secara brutal. Dalam kurun waktu sekitar 100 hari, lebih dari satu juta jiwa melayang.
Â
Serukan Pentingnya Peran Komunitas Internasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185420/original/007371500_1744423022-WhatsApp_Image_2025-04-11_at_8.20.48_PM.jpeg)
Dalam momen peringatan tahun ini, Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, Sheikh Abdul Karim Harelimana, menyerukan pentingnya peran komunitas internasional untuk bersama-sama mencegah agar tragedi serupa tak pernah terulang.
"Rwanda menegaskan kembali komitmennya untuk memainkan peran aktif di komunitas internasional dalam memerangi ideologi genosida dan mencegahnya terjadi kembali. Ini adalah janji kami agar sejarah kelam ini tidak kembali terulang, di mana pun di dunia," ujarnya dalam acara peringatan tersebut.
Adapun acara peringatan ini turut dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Budi Arie Setiadi, yang menunjukkan dukungan pemerintah Indonesia terhadap upaya menjaga perdamaian dan keadilan global.
"Pada kesempatan yang khidmat ini, saya membawa serta semangat rakyat Indonesia, rakyat Indonesia, dan rasa hormat kami yang mendalam terhadap kekuatan dan semangat rakyat Rwanda," tutur Budi Arie.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5004136/original/032981600_1731495651-Infografis_SQ__Pelapor_Khusus_PBB_Sebut_Israel_Lakukan_Genosida_di_Gaza.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1904348/original/089463900_1710751377-WhatsApp_Image_2024-03-18_at_3.42.29_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185419/original/078768300_1744423021-WhatsApp_Image_2025-04-11_at_8.19.52_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/42/original/030046100_1469523349-Tanti_Edit.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/673193/original/pesawat-jatuh.jpg)