Sukses

Cara Cuci Pakaian dalam Agar Tak Mudah Rusak: Jangan Pakai Mesin

Liputan6.com, Jakarta - Tidak semua orang mengikuti petunjuk perawatan pada pakaian yang telah diberikan oleh para produsen. Ini mungkin yang menjadi salah satu alasan mengapa kemeja baru yang baru dibeli terlihat jelek saat sudah dicuci.

Hal ini juga terjadi pada pakaian dalam yang Anda miliki. Mereka juga memiliki tata cara saat dibersihkan.

Menurut The Spruce, dua tips terbaik untuk menjaga pakaian dalam dengan kondisi optimal adalah mencucinya segera setelah digunakan dan mencucinya dengan tangan.

Saat baju renang terkena tabir surya, keringat, dan bahan kimia, itu merusak elastisitas spandeks: Klorin sebenarnya bisa menguning.

Mencucinya di mesin cuci, bagaimanapun, adalah pilihan yang buruk, karena bahannya mungkin tidak bertahan saat proses pengeringan.

Sebagai gantinya, rendam dalam air dingin selama 30 menit untuk menghilangkan keringat dan bahan kimia, lalu rendam kedua dengan sedikit deterjen -- sekitar satu sendok teh. Cuka putih juga bisa digunakan. Pastikan untuk membalik setelan pakaian dalam dari dalam ke luar.

Setelah membilas, peras kelebihan air dan biarkan pakaian dalamnya mengering. Jangan digantung, karena dapat meregangkan serat. Letakkan saja di area terbuka.

Haruskah anda mencuci pakaian dalam setelah setiap kali digunakan?

Jika Anda belum pernah menggunakan tabir surya dan belum membuat baju renang maupun si pakaian dalam terkena klorin, Anda mungkin bisa mencucinya setelah beberapa kali digunakan, tetapi yang terbaik adalah mencucinya sesegera mungkin.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Perusahaan di AS Klaim Celana Dalam Ciptaannya Paling Bersih Meski Tak Dicuci

Sebuah perusahaan Minnesota meengklaim telag menciptakan apa yang disebutnya sebagai "pakaian dalam terbersih di dunia". Dimana, pakaian dalam inovatif ini dapat membersihkan diri sendiri dan dapat dipakai setiap hari selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, tanpa menimbulkan bau.

HercLéon, grup inovasi material yang dikenal karena menciptakan kaus kaki, kaos, dan seprai pembersih otomatis pertama di dunia, sekarang mengambil alih industri pakaian lain, yaitu rangkaian pakaian dalam yang terbuat dari kain yang dinilai mampu melawan bakteri.

Bahan revolusioner ini, yang disebut HercFiber terus menerus menghancurkan semua bakteri dan tetap bersih tanpa perlu dicuci. Yang harus Anda lakukan adalah membiarkan celana dalam “mendapatkan udara” sebentar setelah memakainya, dan Anda dapat memakainya kembali dengan aman keesokan hari.

HercFiber dibuat dengan campuran serat Bambu, Eucalyptus, Beechwood, dan Tembaga. Tembaga adalah anti-infeksi, antibakteri dan juga "menstabilkan dan menyembuhkan" kulit, jadi ketika ditenun ke dalam pakaian dalam, itu memperlambat pertumbuhan bakteri dan menghilangkannya.

Pembuat celana dalam ini mengatakan bahwa meskipun HercFiber masih rentan terhadap bakteri penyebab bau, baunya tidak bertahan lama, seperti pada kapas dan poliester.

"Itu terus menerus menghancurkan semua bakteri dan tetap bersih," kata HercLéon.

"Tapi kami menganjurkan agar membiarkannya mengudara selama beberapa jam setelah digunakan seharian. Pada saat Anda akan mengambilnya keesokan harinya, baunya akan segar seperti pakaian dalam yang belum pernah dipakai."

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Cerita Unik Soal Celana Dalam

Polisi di Quintana Roo, Meksiko menerima pengaduan yang tidak biasa dari seorang wanita, dengan tuduhan atas tetangganya yang menggantung pakaian dalam untuk menggoda suaminya.

Perempuan berusia 42 tahun itu memutuskan untuk mengajukan tuduhan resmi terhadap tetangganya yang ‘tidak tahu malu’, dan menuduhnya melanggar moral dan kesopanan.

Yuvitza E, mengatakan kepada petugas polisi bahwa tentangganya itu selalu mencuci pakaian dalamnya setiap Sabtu siang hari, tepatnya ketika suami Yuvitza ada di rumah'

Melansir Oddity Central, Senin (13/9/2021), Yuvitza menjelaskan bahwa dia telah berulang kali memergoki suaminya yang memperhatikan pakaian dalam tentangganya itu.

4 dari 4 halaman

Bantuan Polisi Untuk Bermediasi

Meskipun dia sudah meminta tetangga untuk berhenti mencoba menggoda suaminya, si tetangga tetap melakukan aktivitas mencuci pakaian dalamnya di hari Sabtu.

Yuvitza meminta polisi untuk menangkap si tetangga karena dianggap tidak punya moral dan sopan santun. Alih-alih menuruti Yuvitza, polisi justru memberi tahunya bahwa tetangga yang berusia 23 tahun itu tidak melakukan sesuatu yang ilegal.

Oleh karena itu, polisi membantu Yuvitza dengan melakukan mediasi antara tetangga dan suaminya agar dapat diselesaikan dengan kekeluargaan dan dapat menghindari konflik yang sama terjadi lagi.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS