Sukses

Kirim Tim ke Haiti, AS Akan Tinjau Keamanan Usai Pembunuhan Presiden Jovenel Moise

Liputan6.com, Jakarta - Amerika Serikat pada Minggu (11/7) mengirim sebuah tim teknis ke Haiti untuk meninjau keamanan dan kebutuhan lain di negara itu.

Penugasan tim teknis itu dilakukan menyusul pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise pekan lalu.

Dikutip dari VOA Indonesia, Senin (12/7/2021) seorang pejabat senior AS mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa belum diketahui secara jelas instansi AS mana yang terlibat.

Tim itu berencana melaporkan hasil peninjauan ke Presiden Joe Biden, sebelum AS mengambil keputusan apapun terkait keterlibatan yang lebih jauh dalam pergolakan di negara Karibia itu.

AS sebelumnya menolak permintaan Haiti untuk mengirim pasukan untuk mengendalikan kekerasan sporadis terkait pembunuhan Presiden Moise pada Rabu (7/7).

Moise tewas akibat ditembak mati di kediamannya di Port-au-Prince, Ibu Kota Haiti.

2 dari 3 halaman

Tersangka Pembunuhan Presiden Haiti Capai Lebih dari 20 Orang

Polisi Haiti mengatakan dua warga AS dan 26 warga Kolombia, sebagian diantaranya mantan tentara Kolombia, terlibat dalam serangan itu.

Sementara itu, masih ada sejumlah tersangka warga Kolombia yang masih buron.

Pejabat pemerintahan Biden mengatakan AS juga akan berkonsultasi dengan mitra-mitra regional mengenai pergolakan di Haiti dan dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

3 dari 3 halaman

Infografis Pedoman Isolasi Mandiri Pasien Tanpa Gejala COVID-19