Sukses

Rontok hingga Bercabang, Ini 7 Tanda Anda Terlalu Sering Mencuci Rambut

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa dari kita tidak dapat melewatkan satu hari pun tanpa keramas dan beberapa orang beruntung dapat bertahan hanya dengan keramas sekali seminggu.

Dan meskipun kelihatannya mencuci rambut setiap hari dapat membantunya tetap bersih dan sehat, sebenarnya yang terjadi adalah sebaliknya.

Jika Anda mulai memperhatikan bahwa rambut Anda tidak terlihat bagus, Anda mungkin ingin memperhatikan beberapa tanda bahwa jadwal mencuci Anda mungkin terlalu padat.

Berikut beberapa tanda yang menunjukkan bahwa rambut Anda mungkin meminta Anda untuk berhenti terlalu sering mencuci rambut.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 8 halaman

1. Rambut Jadi Lebih Rontok

Walaupun kehilangan sebagian rambut saat mandi adalah hal yang wajar, keramas terlalu sering dan menggunakan terlalu banyak sampo dapat memengaruhi pertumbuhannya dan pada akhirnya dapat menyebabkan kerontokan. Terlalu sering keramas akan menghilangkan minyak alami yang diproduksi oleh kulit kepala Anda, yang memengaruhi mikrobioma.

Jika kulit kepala Anda tidak seimbang, hal itu mencegah rambut baru tumbuh, membuat rambut Anda lebih rapuh, dan dapat menyebabkan rambut rontok.

Untuk menjaga keseimbangan mikrobioma kulit kepala Anda, disarankan untuk menggunakan sampo ringan bebas sulfat dan untuk meregangkan pencucian rambut Anda.

3 dari 8 halaman

2. Ujung Rambut Bercabang

Memangkas rambut secara teratur dapat membantu Anda menjaga ujung rambut bercabang, tetapi kebiasaan mencuci rambut setiap hari dapat menyabotase efek baik potongan rambut Anda.

Rambut basah sangat rapuh dan mudah patah, jadi semakin sering Anda keramas, semakin besar kemungkinan ujungnya putus.

Terlalu banyak mencuci dan mengeringkan rambut dengan handuk secara agresif, dapat menghilangkan kelembapan dari rambut Anda yang dapat menyebabkan ujung yang terlalu kering dan kasar.

4 dari 8 halaman

3. Rambut Jadi Lebih Berminyak

Meskipun sampo seharusnya membuat rambut Anda bersih, itu sebenarnya bisa membuatnya lebih berminyak. Ketika Anda terlalu sering mencuci rambut, hal itu menyebabkan kulit kepala Anda memproduksi minyak secara berlebihan untuk dihidrasi kembali.

Lebih jarang mencuci rambut sebenarnya adalah kunci untuk menjaganya tetap bersih lebih lama, dan Anda dapat melatih kelenjar minyak untuk menghasilkan lebih sedikit minyak dengan menunggu lebih lama di antara waktu mencuci rambut.

5 dari 8 halaman

4. Rambut Terlihat Kurang Berkilau

Jika Anda mulai memperhatikan bahwa rambut Anda terlihat sangat kering dan kurang berkilau, kemungkinan besar rambut Anda perlu istirahat dari keramas.

Kekurangan kelembaban yang konstan dapat memengaruhi tekstur rambut Anda, membuatnya kusam dan tidak bernyawa.

Selain menghilangkan minyak dari rambut, terlalu sering keramas juga dapat menyebabkan penumpukan residu yang menyebabkan rambut terlihat kurang berkilau.

6 dari 8 halaman

5. Warna Cepat Memudar

Jika Anda memiliki rambut yang diwarnai, memperhatikan berapa lama warnanya tetap cerah sering kali dapat menunjukkan apakah Anda terlalu sering mencucinya. Keramas terlalu sering dapat membuat warnanya kusam dan lebih cepat memudar.

Anda disarankan untuk melatih rambut Anda untuk dicuci setiap 2-3 hari dan menggunakan produk yang dibuat khusus untuk rambut yang diwarnai.

7 dari 8 halaman

6. Rambut Terlihat Kusut

Jika rambut Anda terus menjadi keriting, ini mungkin tanda lain bahwa Anda terlalu sering keramas.

Rambut keriting biasanya rusak karena pewarnaan atau panas, dan terlalu sering dicuci akan membuatnya semakin rapuh. Untuk mengurangi rambut kusut, batasi pencucian Anda menjadi 2-3 kali seminggu dan gunakan semprotan untuk menghidupkan kembali rambut Anda.

8 dari 8 halaman

7. Rambut Mudah Kusut

Mencuci rambut setiap hari menyebabkan kutikula rambut tetap terbuka, membuatnya menjadi lebih kering dan rapuh. Ini, pada gilirannya akan membuat rambut menjadi kusut.

 

Reporter: Lianna Leticia