Sukses

Viral Reporter CNN Diganggu Rakun Saat Hendak Laporan dari Gedung Putih

Liputan6.com, Washington DC - Video konfrontasi di depan kamera seorang reporter CNN saat mengejar rakun agresif di luar Gedung Putih menjadi viral.

Reoorter CNN bernama Joe Johns tengah bersiap untuk menyampaikan laporan di luar Gedung Putih, ketika terekam dalam sebuah video tengah berbalik berteriak pada rakun yang mendekat.

Dilansir dari Upi, Senin (12/10/2020), Johns terlihat melemparkan apa yang tampak seperti tas ke hewan tersebut.

Johns memaki rakun yang hendak mengganggu siarannya dari depan Gedung Putih.

"... Ya Tuhan, sekali lagi! Ini kedua kalinya! Ya Tuhan ... Selalu datang tepat saat aku akan siaran live di TV ... !", kata Johns kesal. 

Insiden itu bukan konfrontasi pertama antara awak media dan rakun di Gedung Putih. Sebelumnya dialami koresponden CBS News Paula Reid, ia mengunggah kejadian tersebut di Twitter pada 28 September. Disertai tulisan bahwa rakun telah "menyerang beberapa kru berita."

2 dari 3 halaman

Tikus Jatuh dari Atap Gedung Putih Bikin Wartawan Panik

 

Tak hanya rakun, wartawan di Gedung Putih juga pernah heboh gara-gara tikus. Bertempat di ruangan pers Gedung Putih pada Selasa 1 Oktober 2019 waktu setempat.

Kala itu, wartawan yang berada di salah satu bangunan Presiden Amerika Serikat berkantor pun jadi panik, gara-gara seekor tikus jatuh dari atap.

Kejadian ini menjadi perbincangan di jagad maya setelah pembawa acara Today Show, Peter Alexander, mengunggah video kejadian tersebut melalui Twitter.

"Seekor tikus benar-benar jatuh dari atap Gedung Putih dan jatuh ke pangkuan saya," tulis Alexander.

Para wartawan yang berada di ruangan langsung berdiri dan memburu tikus tersebut.

Reporter senior NBC, Shannon Pettypiece, mengabadikan momen ketika para wartawan sedang sibuk mencari tikus itu.

"Hal paling seru di ruangan pers Gedung Putih dalam beberapa bulan. Wartawan berusaha menangkap bayi tikus yang jatuh ke pangkuan @PeterAlexander beberapa waktu lalu," tulis Pettypiece.

Selengkapnya di sini.

Reporter : Romanauli Debora

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini