Sukses

Amerika Serikat Heboh Super Tuesday, Apa Itu?

Liputan6.com, Washington, D.C. - Rakyat Amerika Serikat (AS) yang berpartipasi di dunia politik dihebohkan dengan Super Tuesday. Presiden AS Donald Trump bahkan ikut memantau dan berkomentar pedas tentang Super Tuesday. Apa itu Super Tuesday? 

Super Tuesday adalah ajang ketika partai-partai politik di AS mengadakan pemilihan kandidat calon presiden di beberapa negara bagian. 

Julukan "Super" diberikan karena banyaknya negara bagian yang melakukan pemungutan suara pada hari sama. Sementara, Selasa adalah hari biasanya AS mengadakan pemilihan, seperti pemilihan presiden, demikian penjelasan Governing.com. 

Pada Selasa 3 Maret, ada 14 negara bagian yang ikut Super Tuesday. Mereka berbondong-bondong memilih siapa yang cocok menjadi calon presiden dari partai mereka.

Pemilihan kandidat calon presiden dari partai inilah yang disebut primary. Jika ingin memilih, mereka harus daftar menjadi anggota partai yang mereka dukung. 

Banyak calon presiden bermunculan di Partai Demokrat, tetapi mereka belum resmi menjadi capres jika tak menang primary.

Pada Super Tuesday kali ini, Partai Republik mayoritas mendukung Presiden Donald Trump. Yang ramai adalah Partai Demokrat yang sedang mencari penantang Trump. 

Ada lima kandidat dari Partai Demokrat yang ikut Super Tuesday, yakni mantan Wakil Presiden Joe Biden, Senator Bernie Sanders, Senator Elizabeth Warren, miliarder Michael Bloomberg, dan anggota DPR Tulsi Gabbard. 

Pada Super Tuesday 2020, Joe Biden tercatat unggul di Partai Demokrat. Pantauan Politico, Biden menang di negara-negara bagian signifikan seperti Texas, Massachusetts, dan North Carolina. 

Mengapa ada negara bagian yang lebih signifikan seperti Texas? Sebab, tiap negara bagian punya delegasi tertentu.

Berikut penjelasannya: 

2 dari 4 halaman

Delegasi Negara Bagian

Dalam pemilihan level nasional, AS merupakan demokrasi tidak langsung, artinya kandidat belum tentu menang hanya dengan mendapatkan suara terbanyak.

Tiap negara bagian memiliki alokasi delegasi yang akan diraih pemenang pemilihan di daerah itu. Pihak partai memberi alokasi delegasi ke negara bagian sesuai dengan sistem masing-masing partai. 

Contohnya, Partai Demokrat memberikan California sebanyak 415 delegasi di Super Tuesday ini, sementara Arkansas memiliki 31 delegasi. 

Oleh karena Senator Bernie Sanders menang Super Tuesday di California, maka ia otomatis mendapat dukungan 415 delegasi, dan Biden yang menang di Arkansas mendapatkan 31 delegasi, dan begitu seterusnya.

Super Tuesday terutama penting karena ada total 1.357 delegasi yang bisa dimenangkan dari 14 negara bagian itu. The Washington Post menjelaskan seorang kandidat butuh 1.991 delegasi agar bisa menjadi calon presiden partai. 

Para delegasi akan kembali memilih pada konvensi nasional partai (Democratic National Convention).

Para delegasi harus memilih kandidat yang menang di negara bagian masing-masing, meski ada juga delegasi spesial yang bebas memilih (superdelegates) atau delegasi yang berkhianat (faithless elector) dan memilih kandidat lain.

 

3 dari 4 halaman

Joe Biden Juara Super Tuesday, Donald Trump Memantau

Mantan Wakil Presiden Joe Biden diproyeksi unggul di 10 negara bagian dan menjadi pemenang Super Tuesday. Senator Bernie Sanders menyusul dengan empat negara bagian, termasuk California. 

Miliarder Michael Bloomberg dan Senator Elizabeth Warren sama-sama gagal menang di negara bagian manapun. Akan tetapi, keduanya masih belum berniat mundur dari primary Partai Demokrat.   

Presiden Donald Trump ternyata memantau hasil primary Partai Demokrat. Ia pun asyik meledek Senator Elizabeth Warren dan Michael Bloomberg yang tak menang.

Setelah Super Tuesday, masih ada pemilihan kandidat di beberapa negara bagian. Pada Selasa, 17 Maret 2020, Florida akan melaksanakan primary bersama Arizona, Ohio, dan Illinois. 

Florida memiliki 249 delegasi Partai Demokrat, sehingga menjadi negara bagian yang penting dimenangkan. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: