Sukses

Perusahaan Singapura Luncurkan Kabin Pendaur Ulang Asap Rokok

Liputan6.com, Singapura - Sebuah perusahaan di Singapura meluncurkan kabin khusus yang bisa mendaur ulang udara yang terkontaminasi asap rokok.

Saat peluncuran pada Selasa 21 Mei 2019, diperlihatkan bilik 'ajaib' ramah lingkungan tersebut.

Kabin merokokok rupanya dilengkapi dengan sistem penyaringan tiga lapis yang dikembangkan di Denmark. Filter itu mampu mengubah asap menjadi udara bersih, demikian sebagaimana dikutip dari laman Channel News Asia yang berbasis di Singapura pada Selasa (21/5/2019).

"Ini adalah fasilitas pertama yang telah dikembangkan untuk mengatasi masalah asap rokok di Singapura," kata Southern Globe Corporation (SGC), perusahaan yang meluncurkan kabin itu.

2 dari 3 halaman

Cara Kerja

Pertama, asap rokok dilewatkan melalui filter awal yang menghilangkan partikel debu besar. Filter bernama HEPA kemudian menghilangkan partikel berbahaya kecil ukuran 0,3 mikron, sebelum "filter karbon aktif" menghilangkan bau tembakau dan bahan kimia.

Dengan cara itu, 99,95 persen udara murni akan dilepas ke lingkungan, menurut SGC.

Satu kabin ini dapat menampung hingga 10 perokok.

Sebuah prototipe yang diperkenalkan awal bulan ini telah digunakan oleh sekitar 100 perokok setiap hari, kata SGC.

Sistem penyaringan yang dibuat oleh perusahaan Denmark telah digunakan di negara-negara seperti Dubai, Jepang dan Kuwait, kata SGC.

Ia menambahkan bahwa pihaknya berencana untuk meluncurkan 60 kabin merokok di sekitar Singapura pada akhir tahun ini.

3 dari 3 halaman

Sepeda Penjernih Udara

Pada kabar lain, tiga siswa Sekolah Menengah Thang Long Gifted di Kota Da Lat, Vietnam berhasil menemukan sepeda penjernih udara.

Temuan ketiga siswa SMA itu dipublikasikan oleh Viet Nam News pada awal April lalu, setelah menghabiskan enam bulan melakukan sejumlah eksperimen.

Penjernih udara dipasang di bagian setang sepeda, dilengkapi dengan saringan udara dan baterai, demikian mengutip BBC News. Dalam perangkat itu terdapat filter yang menggunakan tiga lapisan kapas dan kain karbon aktif untuk menangkap debu.

Filter yang dimaksud dihubungkan dengan kipas kecil yang dipasang di kedua sisi roda sepeda bagian depan yang terhubung pada dinamo.

Cara kerja penjernih udara cukup sederhana. Alat itu meniupkan udara bersih ke wajah pengendara sepeda.

Menurut hasil pengujian, alat itu dapat menyaring udara secara efektif. Otoritas lingkungan Vietnam menyampaikan bahwa perangkat dapat memfilter hingga 86% debu dan 63% nitrogen oksida.

Tim penemu juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat mereka akan memproduksi filter untuk jenis sepeda listrik.

"Dalam waktu dekat, kami akan memproduksi filter semacam itu untuk sepeda listrik, yang akan berkontribusi terhadap perlindungan kesehatan masyarakat dan lingkungan," kata Cao Thị Khanh Hoa, salah satu dari ketiga penemu.

Tidak hanya itu, ketiganya berkomitmen untuk menggunakan bahan daur ulang dalam pembuatan perangkat. Selain untuk menjaga lingkungan, hal itu dapat menekan ongkos produksi.

Guru fisika di sekolah mereka, Pham Gia Sam, merasa bangga. Ia yakin bahwa temuan muridnya itu dapat diandalkan.

Loading
Artikel Selanjutnya
Singapura Minat Investasi di Ibu Kota Baru
Artikel Selanjutnya
Saksikan Pertarungan Para Jagoan UFC di Singapura dengan Tiket Pesawat Murah