Sukses

Pentagon: AS Tak Lagi Merajai Angkasa

Liputan6.com, Washington DC - Keberadaan China dan Rusia dengan sejumlah misi besar antariksa, membuat khawatir Amerika Serikat. Pejabat Sementara Departemen Pertahanan Amerika Serikat Pat Shanahan, baru-baru ini memperingatkan militer AS yang tidak bergerak cepat untuk mengungguli kedua saingannya.

Berbicara pada Simposium Antariksa di Colorado Springs, Colorado, Shanahan mengatakan, "China dan Rusia telah mempersenjatai angkasa luar untuk menghambat kemampuan antariksa Amerika."

Ia menambahkan, selama ini AS tidak mampu melacak beberapa kemajuan pesat China dalam persenjataan antariksa. Khususnya, dalam senjata hipersonik, sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia pada Kamis (11/4/2019).

Padahal, misi angkasa luar bukan urusan sepele. Ancaman dari para pesaing di antariksa bisa menarget banyak aspek penting ekonomi Amerika Serikat. Mulai dari navigasi GPS hingga penggunaan ponsel yang bernilai $19 triliun.

Shanahan kemudian mengatakan, negaranya bisa menang atau kalah di antariksa dengan kemampuan China dan Rusia saat ini - yang cukup mengancam.

"Kita tidak akan diam. Kita akan bertindak," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Angkatan Antariksa AS

Pejabat sementara Departemen Pertahanan itu mengatakan, Angkatan Antariksa AS yang diusulkan Trump memiliki manfaat yang tidak kecil.

Shanahan menyebut angkatan itu akan memungkinkan militer lebih efektif mengatur, melatih dan melengkapi pasukan militer yang beranggotakan sekitar 15.000 hingga 20.000 untuk wilayah perang.

Setiap orang Amerika dikenakan pajak untuk cabang baru militer itu sekitar US$1,50 per tahun, kata Shanahan. Hal itu adalah salah satu poin penting yang mungkin akan disampaikan ulangi pada hari Kamis, ketika ia hadir di depan Senat.

Dalam pertemuan dengan para anggota dewan itu, ia akan mempertahankan rencana militer menciptakan Komando Antariksa, Badan Pengembangan Antariksa dan akhirnya Angkatan Antariksa.

3 dari 3 halaman

Parlemen Ragu

Beberapa anggota parlemen menaruh skeptis terhadap kebutuhan terpisah Departemen Pertahanan untuk pasukan antariksa itu. Khususnya, di tengah permintaannya untuk meningkatkan pendanaan yang tidak sedikit.

Keraguan itu tetap ada meskipun pentagon membela proposal anggarannya di Capitol Hill selama berminggu-minggu.

Untuk diketahui, AS saat ini menganggarkan lebih banyak untuk pertahanan daripada negara lain.

Shanahan sekali lagi menegaskan pendanaan besar untuk misi antariksa itu sangat perlu.

"Kita akan mulai sekarang, karena kita tidak ingin tertinggal. Kita bisa melampaui pesaing sehingga mustahil bagi mereka mengalahkan dominasi kita di antariksa" kata Shanahan.